DepokNews—Sekolah Islam Terpadu RUHAMA, yang terdiri dari TKIT, SDIT dan SMPIT menggelar Gebyar Pendidikan dengan berbagai rangkaian kegiatan. Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 3 sampai 11 November 2018 di TKIT, SDIT dan SMPIT RUHAMA yang berlokasi di Jatijajar Depok.

Dalam kegiatan tersebut juga diadakan berbagai lomba, seperti lomba menyanyi, tahfidz quran, menanam pohon, futsal, galaksin, bakia dan sebagainya.

Kepala SMPT RUHAMA, Fuad Muhidin menjelaskan, kegiatan tersebut sebagai salah satu program untuk membentuk anak yang cerdas dan berkarakter.
“Belajar merupakan proses yang dialami oleh manusia dalam mendapatkan pengetahuan. Proses belajar bukan hanya terjadi dan diperoleh siswa di dalam kelas atau di sekolah saja. Proses belajar mengajar dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, salah satunya di dalam suatu kompetisi, di mana anak belajar saling menghargai dan memupuk sikap sportivitas,” kata Fuad Muhidin.

Hal senada dikatakan Pendiri SIT RUHAMA Hj. Agustin Kurniawaty yang mengatakan pentingnya membentuk siswa yang berkarakter.

“SIT RUHAMA sebagai lembaga pembelajar membentuk siswa berakhlak mulia mengembangkan potensi akademis dan non akademis siswa secara optimal melalui pendidikan dan pengajaran bermutu berdasarkan nilai nilai Islam. Maka, Melalui kegiatan ini mengimplemetasikan nilai-nilai Islam yang ingin dibentuk ke dalam formasi kegiatan kompetisi yang sehat dengan harapan mewujudkan siswa yang religius, pembelajar, dan sehat,” jelas Hj. Agustin.

Menurut Hj. Agustin, kegiatan tersebut juga menjadi wadah silaturrahmi antar sekolah, saling sinergi mewujudkan pendidikan berkualitas yang pada akhirnya maju dan berkembang bersama GROWING TOGETHER

Puncak Kegiatan Gebyar Pendidikan RUHAMA tersebut, nantinya akan di tutup dengan Seminar Pendidikan dengan tema “Guru Hebat” dan Pelatihan Grafologi atau membaca tulisan tangan. Seminar dan pelatihan ini akan berlangsung di SMPIT RUHAMA pada 11 November 2018.

Seminar ini terbuka untuk umum. Dengan mengikuti seminar ini para peserta akan mendapatkan ilmu bagaimana mengajar secara gembira sehingga para siswapun akan menjadi anak-anak yang hebat serta berkarakter.

Sedangkan pada pelatihan grafologi para peserta akan mendapatkan ilmu mengetahui karakter seseorang atau karakter siswa berdasarkan tulisan tangan masing-maing siswa. Grafologi merupakan analisis pola tulisan tangan yang dapat mengidentifikasi kondisi psikologis maupun karakter dari seseorang.