DepokNews–Tahun 2020 adalah tahun yang dinantikan kehadirannya oleh semua orang. Momentum pergantian tahun, evaluasi diri, dan harapan besar menapaki tahun yang baru.

Sejak malam pergantian tahun 2020 di Jabodetabek dan sekitarnya diguyur hujan hingga siang hari di hari pertama tahun 2020. Hujan yang tak kunjung henti ini mengakibatkan banjir di beberapa titik daerah rawan banjir. Terhitung mulai jam 7 pagi titik banjir mulai memasuki daerah-daerah tertentu yang selama ini tidak pernah tersentuh air banjir.

Sebagian besar wilayah DKI Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor terendam banjir. Ada yang tingginya 30 centimeter hingga 3 meter. Bahkan banjir ini mengakibatkan aliran sungai meluap dan memporakporandakan bangunan di sekitarnya.

SDIT Miftahul Ulum (MU) Cinere Depok tidak tinggal diam menyikapi situasi yang ada. Selama sepekan dilaksanakan aksi donasi korban banjir di sekolah terkumpul donasi sebesar 15 juta.

Donasi tersebut disalurkan ke beberapa titik korban banjir melalui Rumah Zakat, Pemerintah kota Depok, dan disalurkan langsung dalam bentuk paket sembako ke Kampung Banarsari Desa Nanggung Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor.

Tepatnya hari Kamis, 16 Januari 2020 rombongan relawan SDIT Miftahul Ulum yang dipimpin langsung Bunda Hj.Bahijah Sidik menyambangi lokasi banjir dan longsor yang sangat memprihatinkan kondisinya.

Rombongan diterima langsung oleh Bapak Dedih, ketua RW 09 Desa Nanggung dan Bapak Satim perwakilan DKM Masjid Al Ikhwan. Dalam sambutannya Bapak RW 09 menyampaikan terima kasih kepada SDIT Miftahul Ulum Cinere Depok

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan ini,” kata ketua RW 09.

Bantuan tersebut bentuk perhatian, serta empatinya. Sementara itu Bunda Hj.Bahijah Sidik mengajak para korban agar ikhlas menerima musibah ini karena Alloh Swt akan memberikan ganti lebih baik lagi.

“Musibah ini harus kita hadapi dengan penuh kesabaran dan keiklasan, ini ujian dari Allah SWT, semoga Allah SWT memberikan ganti yang lebih baik apa-apa yang hilang karena bencana banjir ini,” kata Bunda Hj.Bahijah Sidik .

Rombongan SDIT Miftahul Ulum baru tiba di sekolah kembali pukul 8 malam. Perjalanan dari Depok ke lokasi bencana sekitar 3 jam. Semoga para korban diberikan kesabaran dan tetap semangat dalam menapaki perjalanan di tahun 2020.