DepokNews–Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) menggelar wisuda sekolah ayah bunda (SAB). Program tersebut dimulai sejak tahun 2019 yang lalu.

Intan Dewi Riyadi, salah satu peserta angkatan II SAB mengatakan program ini sangat berkesan bagi dirinya. Sebab banyak ilmu yang didapatkan selama mengikuti program SAB tersebut.

“Kegiatan ini sangat luar biasa dan di setiap pertemuan selalu memberikan pengaruh yang hebat. Ketahanan keluarga menjadi semakin kuat,” ujarnya usai menjalani wisuda di Aula Lantai 10, Gedung Dibaleka, Minggu (20/12/20).

Dikatakannya, dirinya sangat bersyukur karena terpilih menjadi peserta SAB tahun 2020. Pasangan dari Sapnugroho ini, juga berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi contoh bagi kota/kabupaten lainnya karena memiliki manfaat yang besar.

“Saya bangga menjadi warga Depok. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi role model di Indonesia,” tutur warga RT 09, RW 12, Kelurahan Tanah Baru itu.

Senada dengan itu, pasangan lainnya yaitu Mega dan Ismail mengatakan, setelah mengikuti SAB, pandangan keluarga menjadi lebih hangat. Selain itu, dirinya juga bisa mengambil keputusan dengan bijak jika terjadi masalah dalam keluarga.

“Sesungguhnya kami menyayangkan karena SAB ini sudah berakhir. Namun kami sadar, setelah kegiatan ini, kami memiliki tantangan untuk mengaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok khususnya DPAPMK, kegiatan ini sangat inovatif dan bermanfaat,” tutup Mega.