Marhaban ya Ramadhan. Menyambut bulan suci Ramadhan SGI kembali menggelar webinar dengan tema yang membekali keluarga menyiapkan jasmani yang sehat dengan bahan pangan asal hewan yang ASUH.

Sebentar lagi bulan puasa tiba, dilanjutkan dengan lebaran Idul Fitri 1 Syawal. Bulan dimana kebutuhan akan bahan pangan asal hewan melonjak tajam khususnya telur dan daging. Kebutuhan bahan pangan asal hewan menjadi kebutuhan utama bagi para ibu untuk bisa memberikan hidangan spesial buat anggota keluarganya di bulan istimewa tersebut.  Webinar ini diselenggarakan dalam rangka memberikan bekal kepada para ibu bagaimana memilih bahan pangan asal hewan seperti daging, telur dan susu yang segar, sehat dan berkualitas atau yang dikenal dengan bahan pangan ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal).

Hadir sebagai narasumber drh. Rr. Anik Winanningrum, beliau adalah dokter hewan alumni Fakultas Kedokteran Hewan Institute Pertanian Bogor yang membidangi Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan dan juga founder dari Lumigar Bogor Family yang peduli dengan ketahanan keluarga.

Webinar dibuka oleh Hariyah selaku MC. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan sambutan dari Novita Andriani mewakili Yayasan Srigading Indonesia. Dalam sambutannya Novita menyampaikan bahwa tema ini dipilih guna membangun kesadaran dan mengarahkan masyarakat khususnya para konsumen untuk lebih selektif memilih bahan pangan asal hewan yang sesuai dengan kriteria ASUH. Di akhir sambutannya beliau sampaikan “Semoga dengan pemahaman kita terhadap pemilihan bahan pangan asal hewan ini dapat menjaga ibadah Ramadhan kita lebih hikmat dan terhindar dari hal-hal yang tidak sehat dan haram”.

Peserta webinar hadir dari berbagai kota di Indonesia, antara lain Gorontalo, Solok, Bandung dan di lingkup kota Depok. Kami ucapkan terima kasih juga atas kehadiran  Siti Chaerijah selaku kepala Perpustakaan kota Depok, membersamai acara webinar SGI ini.

Acara inti webinar dipandu oleh moderator drh. Puji Hartini, alumni Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada yang saat ini aktif di bidang Industri Obat Hewan dan salah satu dari pengurus yayasan SGI.

Narasumber mengawali penyampaian materi dengan mengingatkan kita akan manfaat produk asal hewan bagi tubuh kita yakni sebagai sumber mineral, protein dan vitamin. Dimana kandungan protein dalam produk asal hewan mampu memperbaiki sistem imum, memperbaiki sel tubuh yang rusak dan mampu meningkatkan metabolisme dan menahan rasa lapar.

Materi dilanjutkan dengan pemaparan tentang bahan pencemar makanan seperti formalin, boraks yang jika ada dalam makanan akan mengakibatkan hal yang sangat merugikan. Maka mengenali keberadaan bahan pemcemar tersebut menjadi sangat penting. Tak kalah menarik adalah pemaparan tentang bagaiman ciri-ciri ayam segar dan sehat dan cara membedakan daging ayam yang disuntik aur, ayam yang diformalin dan ayam tiren (mati kemarin). Lebih detail juga disampaikan tentang daging sapi dan daging ruminansia lain serta bagaimana membedakan dengan daging celeng yang kadang menerpa issue di pasar ketika kebutuhan daging meningkat.

Telur dan susu juga menjadi bahasan dalam materi yang disampaikan oleh drh. Anik. Lebih lengkap tentang materi seputar bahan pangan asal hewan yang ASUH bisa menghubungi SGI atau follow akun istagram SGI di @ig.srigading,bisa juga mengunjungi channel youtube Srigading Indonesia tema Tarhib Ramadhan SGI.

Acara webinar ditutup dengan tanya jawab, peserta antusias mengajukan pertanyaan baik secara live maupun melalui chat. Tak lupa panitia memberikan door price kepada 5 penanya terbaik yakni peserta dari Cimanggis, Solok, Gorontalo, Cipayung dan Depok. Webinar ditutup dengan doa oleh Fajriani Ulfa Firdaus.

Demikian reportase webinar Tarhib Ramadhan yang dilaksanakan SGI. Semoga materi yang disampaikan narasumber bisa menjadi ilmu bagi peserta dalam memilih bahan pangan asal hewan yang ASUH. Teriring terima kasih kepada Zakat Sukses dengan visinya mewujudkan masyarakat berdaya dan peduli ikut men-support kegiatan webinar ini.

(Sri Gading Indonesia – Belajar Bekerja Berkarya – April/reporter)