DepokNews — Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna kembali mengingatkan warganya untuk waspada terhadap penyebaran nyamuk Aedes Agypti yang mengakibatkan demam berdarah dengue atau DBD.

Sebabnya, wabah gigitan nyamuk tersebut telah membuat ratusan warga Depok terjangkit dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

“Pak wali kota sudah membuat edaran berkaitan dengan kejadian ini dan meminta kita untuk kembali kepada pola hidup bersih,” katanya pada wartawan, Jumat 25 Januari 2019.

Dia menambahkan, untuk menekan penyebaran nyamuk berbahaya itu, Pradi pun sempat memimpin langsung penyemprotan atau fooging ke sejumlah wilayah.

Hasilnya, Pradi menemukan tak sedikit sarang nyamuk yang justru berada di dalam rumah.

“Ini yang mengejutkan, ternyata jentik-jentik nyamuk yang selama ini kita curigai ada di selokan ternyata justru adanya di rumah tinggal. Ada salah satu komplek rumah yang kita anggap itu menengah ternyata ada jentik nyamuk disana,” ujarnya.

“Kembali hal-hal yang tidak kita duga ternyata ada di dalam rumah kita sendiri. Bisa aja ada itu di dispenser itu di belakangnya ada genangan air itu bisa terjadi. Jadi kembali kepada pola hidup bersih,”katanya.

Terkait banyaknya warga yang terkena DBD, Pradi menegaskan, Pemerintah Kota Depok akan terus berupaya melakukan penanganan.

Namun Ia mengimbau, hal ini juga harus didukung peran aktif masyarakat dalam hal menjaga kebersihan dan pola hidup yang sehat.

“Kami juga mengimbau kepada rumah sakit agar betul-betul welcome kepada saudara-saudara kita yang sakit DBD.”katanya.

Data penderita DBD di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok terus merangkak naik menjadi 154 kasus dari jumlah sebelumnya pada 21 Januari 2019, yakni 133 kasus.

“Saat ini yang masih dirawat ada 26 pasien,” kata Humas RSUD Depok, Hadi saat dikonfirmasi wartawan  

Dari 26 pasien yang menjalani rawat inap itu, lanjut Hadi, 10 diantaranya adalah anak-anak dan 16 pasien lagi adalah kalangan orang dewasa.

Hadi memastikan para pasien mendapat pelayanan maksimal dari pihak RSUD Depok.

“Alhamdulillah semua pasien dapat kami tangani, kami siapkan ruang perawatan dan tim medis,” ujarnya