DepokNews – Warga Perumahan PGRI, RW 09 Kelurahan Kalibaru mengajukan proposal pembebasan lahan kepada Pemerintah Kota Depok melalui kepala Sekda, Dinas RUMKIN, dan DLHK sejak bulan Juni 2021, namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak-pihak terkait. Ketua RW 09, Fauzul Azmi Zen pun meminta bantuan kepada anggota dewan Fraksi PKS Qurtifa Wijaya untuk menyampaikan pengajuan proposal tersebut.

Lahan yang minta dibebaskan berlokasi dekat perumahan dengan luas lahan sebesar 1412 m2 yang berupa lahan empang. Pembebasan lahan ini ditujukan untuk menjaga daerah resapan air. Fauzul menambahkan, warga sangat berharap Pemkot dapat membebasan lahan tersebut, karena jika tidak segera dibebaskan, akan dibangun menjadi cluster perumahan oleh pihak pemilik lahan, dan diperkirakan akan menyebabkan banjir.

Semenjak Perumahan PGRI ditempati warga, lahan tersebut bermanfaat sebagai wilayah resapan dari 3 RW (RW 03, RW 06, RW 09) dan menopang sistem drainase lingkungan dan Kali Sarangan sebagai outlet dari Situ Cilodong. Sebagai ilustrasi pada tanggal 16 Februari 2020, terjadi banjir di wilayah RW 09, ketika air resapan di lahan tersebut meluap (tidak dapat menampung kapasitas air).