Gerbang Disinfektan Otomatis (GDO) di Komplek Marinir, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas (Istimewa)

DepokNews- Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, warga Komplek Marinir RW 06, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok melakukan penyemprotan disinfektan dengan membuat ‘Gerbang Disinfektan Otomatis’ (GDO) .

Wakil Ketua RW 06, Iswantoro mengatakan GDO dibuat menggunakan tenda setengah lingkaran, memenuhi bagian jalan masuk komplek dari arah Meruyung.

“Ditengahnya terdapat alat penyemprot disinfektan otomatis bagi setiap pengendara yang lewat,” Jumat (27/3/2020).

Iswantoro melanjutkan, setiap kendaraan roda lewat wajib melaju secara perlahan agar terkena semprotan disinfektan yang menggunakan alat deteksi atau detektor.

Bagi roda empat, maksimal mobil jenis minibus yang boleh melintas, karena tenda tidak memadai untuk mobil besar.

“Pembuatan GDO diinisiasi warga Komplek Marinir melalui musyawarah bersama yang didakan dua hari sebelumnya. Alhamdulillah warga kami begitu aktif dalam kegiatan seperti ini, karena untuk kebaikan bersama,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga secara sukarela menyisihkan uangnya untuk biaya pembelian cairan disinfektan beserta alat semprotnya.

Tidak ada batasan dalam menyumbang, yang pasti tidak memberatkan warga yang ada.

“Selain swadaya masyarakat, kemarin dapat bantuan 2 kilogram cairan disinfektan dari PMI dan Dinas Kesehatan Kota Depok,” terangnya.

Iswantoro melanjutkan, warga berencana akan menambah dua GDO, masing-masing di jalan masuk dari timur, dekat gerbang SMPN 20 Depok sedangkan satunya dekat dengan Kavling Pelita, yaitu arah selatan.

Ia mengatakan, rencana pemasangan GDO berlangsung selama satu bulan penuh, bahkan akan ditambah mengikuti masa tanggap darurat berdasarkan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Kami berharap Pemkot Depok memberikan lebih banyak bantuan disinfektan agar program GDO dapat dilaksanakan sesuai waktu yang ditentukan,”

“Kalau hanya mengandalkan dana swadaya masyarakat, selama sebulan pasti berat. Kami berharap ada bantuan rutin, terutama cairan disinfektannya, kalau tenaganya kami ada Karang Taruna (tingkat-red) RW,” tandasnya.(mia)