Mati air (Ilustrasi)
DepokNews- Matinya aliran air dari PDAM Tirta Asasta di beberapa kecamatan, membuat warga tidak bisa beraktifitas seperti biasanya.
Salah satu warga Kelurahan Melarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Inna Budi Utami mengaku seharian ini tidak bisa melakukan kegiatan rumah tangga. Aliran air mati sejak pukul 06.00, kemudian nyala dan mati lagi pukul 09.00 sampai saat ini pukul 13.34.
“Enggak ada pemberitahuan mati, tiba-tiba saja. Untung ketika sudah sahur puasa, dan anak-anak sedang libur sekolah,” ujar guru les ini, Kamis (17/5/2018).
Senada, Rhanie Setiawan warga Perumahan Mandala, Kecamatan Ciloding mengatakan air mati dari pagi. Tentu saja sangat menganggu, bila mati di pagi hari.
“Ganggu sekali kalau pagi karena aktifitas dimulai sejak pagi, kecuali siang. Semoga saja nyala sebelum waktu berbuka puasa,” tutup Guru Paud di Sukmajaya ini.(mia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here