Depok News – Warga Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong diajak untuk melakukan pemilihan sampah dari sumbernya sebelum dibuang. Langkah ini dimaksudkan untuk mengurangi volume sampah  yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Lurah Kalimulya, Nandang Juhana menuturkan, kesadaran masyarakat untuk memilah sampah masih minim. Oleh karena itu, imbuhnya, perlu adanya dorongan dan kerja sama pengurus lingkungan untuk mengajak warganya mengolah sampah.

“Sampah yang dipilah minimal terbagi menjadi dua yaitu organik dan anorganik. Sampah organik bisa bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk dijadikan kompos dan anorganik bisa dibawa ke bank sampah supaya didaur ulang,” ujarnya kepada, Jumat (09/04/21).

Dia menyebut, di wilayahnya tidak ada Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang permanen. Saat ini hanya tersedia tempat penampungan sementara yang setiap hari diambil sampahnya oleh petugas DLHK.

“Dengan kita memilah sampah dari sumbernya atau rumah, sudah membantu mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA Cipayung,” katanya.

Nandang menuturkan, Kelurahan Kalimulya juga memiliki komunitas Ecovillage yang sangat peduli dengan lingkungan. Dirinya berharap melalui komunitas ini dan unsur-unsur terkait lainnya dapat mengajak masyarakat menjaga kelestarian alam.

“Kami akan maksimalkan lagi keberadaan bank sampah agar PKK, RT, RW, dan warga bangkit untuk memilah sampah,” tandasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)