DepokNews -Proses Vaksinasi kepada warga di wilayah Kecamatan Beji sudah mencapai 44 persen sedangkan yang belum melakukan vaksinasi sebanyak 43,88 persen. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Beji,Kompol Agus Khaeron.

“Kita berharap vaksinasi dapat berjalan sesuai apa yang telah direncakan programkan pemerintah saat ini. Kita akan terus setiap hari melakukan vaksinasi sehari maksimal empat Gerai vaksinasi merdeka untuk mempercepat vaksinasi massal,” ungkapnya.

Ia mengatakan selama dilaksanakan vaksinasi massal mulai dari Gerai vaksinasi presisi hingga vaksinasi merdeka berjalan dengan aman dan lancar.

“Bahkan mulai dari awal vaksin tanggal 10 Juni sampai sekarang total warga yang telah ter vaksin ada sebanyak 15.470 warga baik vaksin yang digunakan Sinovac maupun Astrazeneca,” ujarnya diruang kerjanya, Kamis (19/8/2021) sore.

Agus mengaku menemukan pengalaman unik selama kegiatan vaksinasi merdeka yang mulai dilakukan mulai dari tanggal 3 Agustus sampai sekarang.

Pengalaman unik itu ada pria berbadan tato saat akan divaksin jerit ketakutan dengan jarum suntik. Ada juga ibu-ibu usia sudah 50 tahun latahan sampai dokter yang mau di vaksin terkena pukul, ” paparnya.

Meski begitu Kompol Agus pelaksanaan vaksinasi merdeka yang masih terus berlanjut diadakan setiap hari ini diharapkan bisa mencapai target 70 persen warga di Kecamatan Beji sudah divaksin.

“Pencapaian target tidak dicapai sendiri. Namun perlu ada kerja sama dengan beberapa stakeholder lain yang bergerak untuk ikut membantu pelaksanaan vaksinasi massal sebagai langkah percepatan vaksinasi massal sesuai program pemerintah,” tutupnya.