Waras saat membuka posko pemenangan (Foto: Mia Nala Dini-DepokNews)

DepokNews- Ketua Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat Waras Wasisto resmikan posko pemenangannya, di Jalan Proklamasi, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (9/12/2018).

Waras mengatakan bahwa posko pemenangan ini berdiri untuk pribadi. Namun karena dirinya juga menjabat sebagai pengurus PDI Perjuangan, maka posko ini juga menjadi bagian komando dalam mem-back up pelaksanaan Pilpres 2019 nanti.

“Kehadiran posko untuk menunjang kinerja DPC Partai, dan dijaga 24 jam untuk melayani aspirasi masyarakat,” ujar Waras didampingi Ketua Tim Inti pemenangan Kota Depok, Tono Tore.

Dalam posko juga akan fokus menampung undangan silaturahmi antar dirinya dengan masyarakat. Juga keluhan-keluhan masyarakat di wilayah Depok. Namun pengaduan yang sampai ke posko akan dipersempit dalam melayani masyarakat dengan berbasis RW, kemudian didiskusikan di posko pemenangan. 

Waras mengaku, dalam proses berdirinya posko pemenangan ini, dirinya telah berkomunikasi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.
“Saya pernah bertemu Pak Wali di Bandung, untuk mampir jika ada apa-apa di Depok. Saya akan coba komunikasi, tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan. Intensitas komunikasi dengan wakil pun baik, saya lapor buat posko. Wujud kehadiran posko ini adalah bagian dari solusi di Depok,” tutur Waras.

Menurut Waras, pekerjaan rumah terbesar adalah mengedukasi maskayarakat untuk melek politik berdemokrasi, sehingga tingkat partisipasi Pemilu di Depok bisa besar. 

Harapannya sebagai politisi, 75 oersen Caleg PDI Perjuangan harus menang. Waras pun memiliki target suara di dapilnya yakni Bekasi-Depok, sebanyak 120 ribu suara, atau dua kali lipat dari Pileg 2014 lalu.

“Sebagai Incumbent, lima tahun kerja bisa dijadikan sesuatu bagi masyarakat. Target rasional saya bisa tercapai. Dukungan dari teman-teman, saya bisa jadi Ketua DPRD Jabar, agar bisa berkontribusi pada masyarakat Bekasi dan Depok. Tidak hanya kader dan simpatisan saja,” terangnya.

Bendahara DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat ini optimis target rasionalnya bisa tercapai. Namun yang akan digalakkan adalah caleg di Tingkat 2 untuk turun ke beberapa titik diwilayahnya.

“Sehingga terukur dengan baik, dan tidak ada RW kosong yang tidak didatangi caleg. Kami akan membuat zonasi agar tidak ada tumpang tindih antar wilayah,” tutup Waras.(mia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here