Walikota Depok Mohammad Idris pada Senin (17/9) melakukan peresmian ujicoba terminal tipe A Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

DepokNews–Walikota Depok Mohammad Idris pada Senin (17/9) melakukan peresmian ujicoba terminal tipe A Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Walikota Depok Idris Abdul Shomad mengatakan, mulai Senin (17/9) Terminal Jatijajar sudah bisa dioperasionalkan. Sehingga bus-bus besar sudah diwajibkan masuk ke Terminal Jatijajar.

“Pull-pull yang ada di sepanjang Jalan Raya Bogor itu sudah masuk ke sini (Jatijajar).  Kalau pull-pull yang illegal semua sudah kita harus masuk sini semuanya, wajib dan akan kena sanksi kalau tidak ke sini,” katanya.

Terminal Jatijajar mampu menampung hingga 200 armada. Terminal ini sudah diujicoba sejak beberapa bulan lalu.

Armada bus sudah masuk ke terminal ini saat masa lebaran kemarin. Untuk akses ke terminal ini ada angkutan kota yang bisa membantu penumpang.

“Untuk angkot ke sini ada angkot yang ke terminal, angkot 06 dan tranportasi umum lainnya.

Mengenai peranan Depok dalam pengelolaan terminal ini, Idris menuturkan akan kerjasama dengan dinas terkait untuk menggerakkan roda ekonomi di terminal.

Sedangkan untuk retribusi tetap menjadi wewenang pemerintah pusat.

“Iya peran Depok nanti diantaranya kalau di sana ada retribusi dan juga ada misalnya untuk perijinan dari pusat dan itu nanti ada. Misalnya pemanfaatan ruang foodcourt itu kita minta nanti kerjasama dengan dinas terkait yang bisa mengurus untuk umkm ini bisa manfaatkan ruang ruang seperti ini,” ucapnya.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, Bambang Prihantono menambahkan, terminal ini baru diresmikan sekarang karena beberapa waktu lalu belum bisa memenuhi syarat.

“Saat ini kita operasikan dengan menggunakan jalan yang ada dulu,” katanya.

Untuk jalur keluar masuk kata Bambang, saat ini menggunakan satu lajur dulu yang sudah ada dulu.

Sambil menunggu proses pembangunan yang ke dua, untuk pembangunan jembatan ditargetkan selesai tahun ini