Mohammad Idris saat berdoa di Makam WS Rendra (Foto: Muhammad Iqbal)
DepokNews- Hadir dalam kegiatan Festival Kecil, mengenang kepergian 9 tahun Sastrawan WS Rendra, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku denyut nadi Rendra masih mengalir. Hal tersebut dibuktikan dengan pengunjung yang hadir dalam workshop, dari berbagai usia.
“Kiprahnya tidak hanya berhenti hingga wafatnya, namun terus mengalir dalam diri generasi muda. Yang hadir ini adalah cicit dari Mbah Rendra, karena masih belia,” ujar Idris dalam acara Festival Kecil Rendra, Mengenang 9 Tahun Rendea berpulang, di Kampus Bengkel Teater Rendra, Jalan Raya Cipayung, Minggu (5/8/2018).
Idris juga menyebut bahwa Bengkel Kampus Rendra adalah tempat bersejarah. Dimana tempat tersebut mampu mencetak seniman-seniman, dari berbagai kalangan.
Pemimpin Kota Depok tersebut pun turut membacakan sebuah puisi dan membeli beberapa buku, dalam bazaar mini. Dirinya juga menginginkan Kota Depok, bisa menjadi kota budaya lantaran banyaknya seniman dilahirkan terutama dari Bengkel Teater Rendra yang telah menjelma seakan-akan sebagai sebuah kampus seni dan budaya.

“Saya melihat disini para pujangga banyak sekali. Saya ingin Depok jadi kota budaya,” tutup Idris.(mia)