Wali Kota Depok, Mohammad Idris bersama dengan Dandim 0508/Depok, Letkol Inf Iskandarmanto, saat membuka secara remsi kegiatan TNI Manunggal KB Kesehatan (TMMK) Tahun 2018. di Lapangan Jawa, Beji, Senin (14/05/2018). ( Bima/ Diskominfo)

DepokNews — Wali Kota Depok, Mohammad Idris mencanangkan kegiatan TNI Manunggal KB Kesehatan (TMMK) Tahun 2018 di Lapangan Jawa, Beji, Senin (14/05/18). Pencanangan tersebut dilakukan bersama dengan Dandim 0508/Depok, Letkol Inf Iskandarmanto.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0508/Depok, menyatakan, TMKK merupakan kemanunggalan TNI bersama Pemerintah Kota Depok. “Kegiatan ini diharapkan mampu mengendalikan laju penduduk dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul. Semoga kegiatan ini juga bisa mendukung program unggulan Pemerintah Kota Depok dalam mewujudkan ketahanan keluarga,” kata Letkol (Inf) Iskandarmanto.

Awali sambutannya, Pemimpin Kota Depok mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mensukseskan pembangunan program Keluarga Berencana Nasional dan peningkatan kesehatan masyarakat untuk mewujudkan keluarga kecil yang sehat, bahagia, sejahtera dan berkualitas.

Sebagai salah satu institusi negara, TNI diharapkan dapat menjadi pelopor, motivator dan dinamisator dalam melaksanakan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

“Kami sangat mendukung program ini, bukan hanya dalam rangka upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk, tapi yang terpenting juga adalah sebagai persiapan menghadapi bonus demografi penduduk serta upaya untuk mewujudkan keluarga sejahtera dengan melahirkan SDM yang sehat dan berkualitas,” kata Idris.

Tak hanya pencanangan, dalam kegiatan TMKK ini juga terdapat beragam rangkaian acara, seperti pengobatan umum untuk 200 orang, pasar murah yang bernilai Rp. 80.000,- sebanyak 300 sembako, dan pelayanan pemasangan alat KB bagi 100 orang, serta donor darah. Semua kagiatan tersebut tidak dipungut biaya atau gratis. TMKK sendiri akan berlangsung dari 14 Mei hingga Oktober 2018.