Wali Kota Depok : Permasalahan Kali Tengah Kukusan Kompleks, Penyelesaiannya Harus Menyeluruh

Posted on

DepokNews- Menurut Wali Kota Depok Mohammad Idris secara mendadak mengunjungi Kali Tengah di Kelurahan Kukusan, Kamis (6/4/2017). Hal tersebut untuk melihat langsung kondisi Kali Tengah dan mencari akar permasalahan dan mencari solusi yang tepat.

Setelah mengamati secara langsung dan mendapat penjelasan dari tokoh masyarakat setempat Wali Kota menjelaskan,permasalahan di Kali Tengah Kukusan Depok yang berlokasi di Kelurahan Kukusan, Beji sangat kompleks.

“Kontur posisi tanah atau yang kita istilahkan kuali sangat rendah sementara itu dikeliling dataran yang relatif tinggi,” jelas Idris.

Idris melanjutkan, debit air sekarang ini sangat tinggi dibanding tahun sebelumnya. Dulu itu adalah area persawahan yang diserap dan ditampung di perkampungan.

“Sekarang udah jadi bangunan, air deras enggak tertampung,” paparnya.

Dijelaskan Idris, dulu saluran air yang bisa menyerap air turun ke situ, sekarang tinggal satu situ saja. Hal tersebut menyempitnya saluran air yang dibuat sebelum UI ada. Dan itu harus diperlebar, saluran air harus dihidupkan kembali.

“Dulu saluran air ada dua, sekarang tingal satu karena sebagian berubah jadi bangunan. Ini kan permasalahan perizinan untuk bangunan, kenapa bisa ada izin,” lanjut Idris.

Permasalahan lainnya menurut Idris, banyak rumah yang melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB), yakni sepanjang 500 meter.

“Kita juga minta UI untuk inlead situ. Dan outlet situnya harus diperbaiki. Kalau tidak nanti UI akan kebanjiran, makanya penanganannya harus komprehensif,” tambahnya.

Permasalahan Kali Tengah yang kompleks juga disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Citra Indah Yulianty yang ikut mendampingi Wali Kota dalam kunjungan tersebut.

“Dulu disepanjang Kali Tengah ini masih banyak lahan terbuka, empang, yang kemudian berubah fungsi menjadi tempat kos, sehingga saat musim hujan dengan debit besar run off nya menjada tidak tertampung lagi dan mengakibatkan debit di kali tinggi dan meluap, dan saluran menyempit di beberapa titik,” jelas Citra.