Wali Kota Depok usai mengunjungi korban kekerasa pada anak (Istimewa)

DepokNews- Kasus kekerasan pada anak di Tapos beberapa waktu lalu, mendapat perhatian dari Wali Kota Depok Mohammad Idris. Idris didampingi Kadiskominfo Depok Sidik Mulyono pun menyambangi kediaman balita berinisial F (2 tahun), yang meninggal akibat dibanting ayah tirinya.

Idris mengatakan, Pemkot Depok siap memberikan bantuan hukum dan moral kepada keluarga korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tersebut.
“Ini adalah bentuk empati pemerintah, bahwa ada kepedulian akan musibah yang terjadi untuk menghindari dampak negatif bagi ibu korban kekerasan serta anak lainnya,” jelas Idris, Senin (11/02/19) malam.

Dirinya menuturkan, pihaknya akan melakukan pendampingan kepada ibu serta anak korban yang lain secara gratis. Baik dalam advokasi hukum dan pendampingan untuk memulihkan mental korban dari rasa trauma dengan melibatkan psikolog.

“Untuk pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Tupoksi pemerintah memberikan pendampingan kepada korban, serta pemantauan agar korban mendapatkan penanganan yang sesuai,” paparnya.

Sang anak, yang menjadi korban kekerasan ayah tirinya, HK (25 tahun), juga telah dimakamkan pada Jumat (08/02/2019). Sedangkan ibu korban E (19), masih dalam proses pemeriksaan kepolisian serta pemantauan Pemkot Depok.

“Pasangan tersebut juga masih memiliki anak lain yang berusia balita. Untuk anak tersebut, pemerintah masih menunggu perkembangan kasus. Bisa saja anaknya dititipkan di panti milik Pemerintah Kota Depok, atau dengan keluarganya,” tutup Idris.(mia)

Area lampiran