Wali Kota Depok Mohammad Idris (Istimewa)

DepokNews- Wali Kota Depok Mohammad Idris membantah adanya sembilan kampung narkoba di Depok. Hal tersebut terkait pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Heru Winarko, yang menyebutkan dari 15 lokasi di Jawa Barat (Jabar), ada sembilan di Kota Depok yang kerap dijadikan kampung narkoba di Depok.

Menurutnya pemberitaan tersebut adalah hoax. Pihaknya pun sudah melakukan konfirmasi ke BNN pusat melalui BNN Kota Depok.
“Katanya ‘Wah gak bener ini katanya (BNN Pusat), kita gak pernah mengeluarkan pernyataan ini’. Ini sedang dicek siapa penyebar hoax pertama ini sama polisi sedang dicek,” ujar Idris belum lama ini.

Menurut Idris, kasus narkoba di Jawa Barat memang tergolong banyak, namun tidak ada kampung narkoba di Depok.
“Kalau kasus narkoba memang banyak di Jawa Barat, tapi kalau data dari 15 kampung ada 9 kampung narkoba di Depok enggak seperti itulah kata pak Rusli,  Kepala BNN Kota Depok. Mereka dapat berita online seperti yang saya forward dan dicek ke pusat sampe dia (kepala BNN pusat) terheran-heran, dan dia bilang ‘saya tidak tahu datanya saya tidak pernah menyatakan begini kok’,” terang idris. 

Sementara, Wakapolresta Depok, AKBP Arya Perdana mengatakan,  setiap pernyataan yang disampaikan memerlukan sebuah data yang konkret untuk membuktikan kebenarannya.
“Setiap pernyataan yang disampaikan ada dasarnya ya mungkin beliau ada informasi seperti itu,” ucapnya. 

Menurutnya, banyaknya kasus narkoba yang terungkap di Depok, bukan berarti ada kampung di Depok yang menjadi sarang narkoba. 
“Kalau banyak ungkap kasus narkoba berarti kita banyak barang bukti. Namun, kalau ada kampung narkoba, belum pernah ditemukan. Depok biasanya menjadi tempat transit pengedar narkoba, alamat tersangka yang kami tangkap pun tidak warga Depok saja, ada yang di Bogor, Jakarta Timur juga. Narkoba itu penangkapannya tergantung sama tkp (tempat kejadian peristiwa), di jalan gede atau dimana. Saya bisa nangkep di Jakarta” jelasnya. 

Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Heru Winarko mengatakan, ada 15 lokasi di Jawa Barat ( Jabar) yang kerap dijadikan sarang aktivitas transaksi dan pengguna narkoba.
Hal itu dikatakan Heru saat meresmikan Gedung BNN Jabar di Bandung, Selasa (26/2/2019).

“Ada 15-an (lokasi terpapar narkoba), sembilan ada di Depok, dan yang lainnya tersebar. Saya bicara dengan Pak Gubernur (Jabar) agar kampung-kampung (lokasi terpapar narkoba) ini bisa kita garap, kita kembalikan kampung-kampung ini menjadi seperti kampung-kampung yang lain,” ujar Heru seperti dikutip dari siaran pers Pemprov Jabar, Rabu (27/2/2019).(mia)Area lampiran