DepokNews- Jurnalisme berperspektif gender, harus ditanamkan oleh media saat ini. Jurnalis harus memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai keadilan dan kesetaraan gender yang sebenarnya.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Depok Mohammad Idris, dalam Sosialisasi Peran Jurnalis yang Berperspektif Gender Tahun 2019 yang diikuti puluhan jurnalis se-Depok di aula lantai 10, Gedung Dibaleka II, Balai Kota Depok, Selasa (6/8/2019).

“Kami inginkan kolaborasi dan terkoordinasi dengan baik untuk isu gender di Kota Depok khususnya dengan media,” ujarnya usai membuka kegiatan tetsebut, yang diikuti beberapa media di Depok.

Pada Pengarusutamaan Gender (PUG) tidak hanya berbicara dalam satu bidang saja. Namun dengan semua bidang khususnya Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Depok. Tentunya juga butuh peran dan kerjasama dengan para insan media untuk turut menyosialisasikan PUG.

“Jadi sebelum masyarakat mendapat pengetahuan ini, media harus paham terlebih dahulu mengenai PUG,” kata Idris.

Idris melanjutkan, untuk angka Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) di Depok sudah sangat bagus. Terbukti dengan angka IPG Kota Depok mencapai 93,05 persen atau nomor enam untuk nasional. Sedangkan untuk IDG, Kota Depok mencapai 81,04 persen yaitu terbesar se-Jawa Barat dan masuk tujuh besar untuk nasional.

“Kami berharap dengan sosialisasi ini, media dapat memberikan perspektif kepada publik tentang gender secara tepat. Dengan begitu, pemahaman mereka bisa merata, serta berimbas kepada peningkatan angka IPG dan IDG di Depok,” tutup Idris.(mia)