DepokNews- Kota Depok akan menjadi tuan rumah dalam ajang Jabar Culture and Tourism Festival (Jafest) 2021 yang diselenggarakan ikatan alumni universitas di Jawa Barat.

Rencanannya, Kota Sejuta Maulid menjadi penutup rangkaian festival tersebut pada Kamis (25/03) mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono usai menerima audiensi panitia Organizing Committee (OC) Jafest 2021 di ruang kerjanya, di Balaikota, Jalan Raya Margonda, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Jumat (12/03).

“Tadi ada panitia Jafest, yang para OC terdiri dari alumni ITB, Unpad, UI dan IPB. Namun, alumni IPB hari ini tidak bisa hadir, karena ada acara juga di Bogor,” kata Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono.

Untuk Depok sendiri, sambung Imam yang juga Ketua Umum (Ketum) DPD PKS Kota Depok ini, dijadwalkan pada Kamis (25/03) di acara penutupan Java Fest, mulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIB.

“Sedangkan untuk lokasinya belum ditentukan, apakah di Balaikota Depok atau lokasi lain yang memungkinkan,” paparnya.

Karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19, mantan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat ini menuturkan bahwa agenda tersebut hanya untuk 50 orang, dan agenda lainnya dilaksanakan secara daring.

“Insha Allah kenapa Depok dipilih, karena panitia-panitianya berasal dari beberapa universitas yang saya sebutkan tadi. UI ada di Depok, jadi dipilih sebagai tuan rumah penutupan Jafest,” kata Imam.

Imam menjelaskan, Jafest tercetus dari kegundahan para ikatan alumni universitas di Jabar atas situasi pandemi yang berdampak negatif terhadap seluruh aspek kehidupan masyarakat.

“Ini merupakan upaya dan langkah strategis pelestarian budaya dan pemulihan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, pariwisata juga terpuruk,” jelasnya

Selain itu, mantan Wakil Ketua Karang Taruna (Katar) Jawa Barat ini pun mengungkapkan bahwa di Jawa Barat memiliki budaya sunda ternyata juga memiliki budaya betawi yang ada di Kota Depok dan di Kota Bekasi.

“Jafest ini akan menggali potensi budaya, ekonomi dan pariwisata di berbagai daerah seperti Bandung Raya, Bogor, Garut, Cirebon dan Depok. Depok sendiri memiliki budaya betawi yang kental. Sehingga, nanti ada kolaborasi antara budaya sunda dan betawi,” ungkap suami dari Etty Maryati Salim ini.

Pendamping Walikota Depok, Mohammad Idris ini pun menjanjikan akan berpartisipasi untuk menampilkan kebudayaan betawi, seperti kesenian Palang Pintu dan kesenian betawi lainnya.

“Jadi, Depok akan menampilkan kekayaan budayanya untuk diperkenalkan di Jawa Barat dalam ajang Jafest. Semoga even tersebut dapat membawa budaya-budaya betawi, khususnya yang khas Depok agar lebih dikenal, baik di Jawa Barat, Indonesia maupun internasional,” tutupnya.(Mia)