DepokNews – Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) berbasis aplikasi yang diberi nama Aplikasi Sedot WC Aman Terjadwal (SWAT) resmi diluncurkan Pemkot Depok.Aplikasi tersebut memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan tersebut

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan aplikasi SWAT ini hasil kolaborasi bersama United States Agency for International Development (USAID) IUWASH Plus.

Hal ini sebagai komitmen pemerintah dalam mewujudkan Depok Bebas Buang Air Besar Sembarangan melalui akses sanitasi yang aman.

“Dengan adanya program ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup, serta kesejahteraan masyarakat,” katanya usai peluncuran Aplikasi SWAT secara virtual di ruang kerjanya, Senin (08/03/21).

Menurut Imam akses air minum dan sanitasi yang aman adalah pelayanan dasar yang merupakan urusan wajib pemerintah.

Oleh karena itu agar program tersebut dapat berjalan optimal semua komponen baik masyarakat perusahaan swasta ikut memanfaatkan aplikasi SWAT.

Sementara untuk pemanfaatan aplikasi tersebut dapat dilakukan melalui gawai, lalu ikuti petunjuk pengisian formulir. Pembayarannya juga bisa secara tunai dan nontunai.

“Kami terus berupaya mewujudkan sanitasi aman dan tersentuh sampai ke semua sektor masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Dudi Mi’raz menuturkan, inovasi LLTT dengan aplikasi berbasis android ini menyediakan dua jenis layanan. Yaitu layanan yang dilakukan secara berkala serta layanan berdasarkan permintaan masyarakat (on call basis).

“Kami akan sosialisasikan kepada masyarakat dan instansi pemerintah lainnya di Kota Depok agar layanan ini bisa diketahui secara luas,” tuturnya