DepokNews  — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Syafruddin meninjau langsung tempat pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau semua persiapan  peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada hari kamis (21/12) yang akan dihadiri langsung oleh Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Saya hadir disini sebagai Ketua Panitia acara nanti. Karena rencana peletakan batu pertama akan dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden langsung, “ujarnya saat memantau lokasi di Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis tepatnya di lahan RRI. Minggu (17/12).

Dijelaskan Syafruddin perlu diketahui pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia ini merupakan mimpi besar pemerintah Jokowi – JK yang ingin membangun Universitas Islam sekelas Internasional. Oleh karena itu anggaran untuk pembangunan ini semua dibiayai oleh negara. “Jadi kita ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa di Indonesia memiliki Universitas Islam terbesar yang tujuannya membentuk peradaban Islam yang rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Professor Qomarudin yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan pembangunan Universitas Islam Indonesia akan menghabiskan anggaran 400 miliar untuk anggaran awal. “Dana awal pembangunan ini sekitar 400 miliar yang sudah disiapkan,” ungkapnya.

Sementara untuk luas lahan kurang lebih 142 hektar. Namun untuk lahan yang dijadikan tempat untuk pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia tersebut seluas 15 hektar.”Jadi lahan RRI ini hanya 15 hektar yang akan kita pakai, “tuturnya.

Diketahui pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia tersebut akan dibangun diahan Eks RRI Jalan Pemancar Cimanggis, Kelurahan Cisalak, Sukmajaya Kota Depok.