DepokNews–Aparat Kepolisian pada Selasa (9/4) melakukan rekonstruksi ulang terhadap kasus kecelakaan tunggal atas nama korban Ita Sachari (27/) di Jalan Margonda, Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji.

Tim Laka gabungan Polda Metro Jaya di  mempergunakan alat teknologi canggih berupa Traffic Accident Analisys atau TAA.

Kasi Laka Kasubdit Dit Gakum Lantas Polda Metro Jaya, Kompol Herman Ruswandi mengatakan dalam olah TKP rekonstruksi kasus kecelakaan pengendara motor seorang wanita di Depok hingga mengakibatkan kepala terputus menggunakan alat canggih Traffic Accident Analisys.

Dengan alat canggih 3D Laser Scanner seharga hampir Rp.3 Milliar ini khusus TAA dapat dengan cepat mengungkap fakta kecelakaan yang menimpa korban seorang pengendara wanita hingga kepala terputus.

“Olah TKP ini kami lakukan, merupakan salah satu dari bagian petunjuk penambahan barang bukti dan fakta-fakta yang sebenar terjadi dilapang sehingga tahu penyebab persis korban tewas”katanya.

Selama ini dari kalangan publik banyak yang menduga-duga penyebab kematian korban lantaran mencurigakan keadaan kepala korban terputus.

Dengan TAA ini semuanya sudah pasti dan tidak menduga-duga lagi.

Untuk olah TKP anggota hanya butuh makan waktu sekitar 30 menit dengan merekam secara langsung bekas sisa kejadian kecelakaan di lokasi kejadian.

“Data yang telah kita kumpulkan akan diolah di komputer khusus di kantor dan dapat dianalisis segera. Kira-kira hasil dapat diketahui esok nanti akan kita kabari lebih lanjut”katanya.

Sementara itu dalam olah TKP hadir juga Kanit Laka Polresta Depok Iptu Joko Irwanto, Wakasat Lantas AKP Untung, Kanit Dikyasa Polresta Depok AKM Rasman, serta tim Laka Polresta Depok Ikut membantu proses rekonstruksi yang harus menutup jalur cepat Margonda dan pengalihan arus ke jalur lambat menuju arah Depok.

Seorang perempuan muda ditemukan tewas dengan kondisi kepala nyaris putus di tengah Jalan Margonda, Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji pada Senin (8/4) pagi.

Informasi di lokasi disebutkan dari hasil pemeriksaan petugas, ditemukan identitas korban berinisial IS (27 tahun), warga Pabuaran, Bojonggede.

Jasad korban ditemukan telah bersimbah darah dalam posisi tergeletak.

Belum diketahui secara pasti penyebab kematian perempuan itu, sebab kondisi motor korban jenis Vario warna putih hitam ditemukan dalam keadaan normal.

“Kita juga enggak tahu ini pembunuhan apa korban kecelakaan. Kalau kecelakaan kok motornya masih mulus,”  salah Fauzi seorang warga.

Sementara itu, saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, sebagian jalur menuju arah Depok dari Jakarta, tepatnya di dekat Apartemen Margonda, sempat ditutup dan dialihkan ke jalur lain.

Namun, kondisi itu tidak berlangsung lama. Jalur kembali normal setelah jasad korban dievakuasi petugas ke mobil ambulans.