Ilustrasi (istimewa)

DepokNews–Seorang kakek FP (83) mencoba mengakhiri hidupnya dengan menusukan pisau ke perutnya di rumah kediamannya di Gang H Muslih, RW 02 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji pada Rabu (24/1).

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan sebelumnya F adu mulut dengan istrinya K (70).

F yang hilang kendali kemudian melampiaskan emosinya dengan memukul korban menggunakan tangan kosong.

Pelaku yang mulai gelap mata juga mengambil palu dan memukulkannya ke kepala korban.

Salah satu anak korban yang melihat kejadian itu pun histeris dan berusaha melerainya.

Korban mengalami pendarahan cukup hebat dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat

Usai menganiaya istrinya F berusaha mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri menggunakan pisau dapur.

Pisau itu ia tancapkan di bagian ulu hati. Beruntung, polisi yang tiba di lokasi berhasil membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Perwira Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Depok, Inspektur Polisi Dua Nurul Kamilawati membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Untuk perkara ditangani Unit Reskrim Polsek Beji, untuk korban sedang menjalani perawatan intenisif, belum sadarkan diri,” katanya.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka yang cukup serius, seperti patah tulang jari manis dan jari tengah di sebelah kiri.

K mendapatkan 38 jahitan pada bagian kepala dan pendarahan pada kepala.

“Kalau pelaku sudah diamankan di Polsek Beji. Tadi kami sempat menjenguk korban, kondisinya perlahan mulai membaik. Terkait motif saat ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut”katanya.