Dr. Misdiyono saat memberikan sambutan

DepokNews–Universitas Gunadarma menggelar seminar internasional digital ekonomi dengan tema “Digital Economy Evolution in The World of Innovation, Competition, and Growth”. Kegiatan yang berlangsung di Kampus J, Universitas Gunadarma Jalan Cikunir Raya Bekasi, Rabu (31/10/2018) ini diikuti ratusan peserta, baik dosen dan mahasiwa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Ketua Panitia, Dr. Misdiyono menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma  setiap tahun dengan tema yang berbeda-beda.

“Tahun lalu kita mengambil tema tentang turis dan wisata, karena Pemerintah sedang gencar menarik wisatawan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Saat ini kita mengambil tema inovasi digital ekonomi, atau pembayaran secara digital karena saat ini hampir semua pembayaran bisa dilakukan secara digital dan ini sangat praktis sehingga manfaatnyapun dirasakan oleh pengguna atau masyarakat,” katanya.

Dr. Misdiyono juga menjelaskan, meskipun pembayaran secara digital praktis dan mempermudah transaksi, namun pengguna  sebaiknya cermat atau waspada.

“Namanya juga alat atau teknologi, bisa juga salah, sebaiknya kita juga harus cermat, kan saldo secara mudah bisa kita cek, misal saat membayar tol kita perhatikan uang yang terdebet dan saldo, semua bisa terbaca tertera dilayar,” tambahnya.

Menurut Dr. Misdiyono, penggunaan Uang elektronik (E-Money) di Indonesia terus berkembang dengan berbagai inovasi. Berdasarkan data, jumlah pengguna internet di Indonesia menempati urutan ke empat di dunia sedangkan jumlah pengguna hand phone menempati urutan ke tujuh.

Kegiatan seminar  sendiri berjalan semarak. Seminar ini dibuka oleh Sekretaris Lembaga Layanan Dikti (LL Dikti),Dr. M.Samsuri.

Dalam sambutannya, Dr. M.Samsuri memberikan apresiasi kepada Universitas Gunadarma yang sudah menggelar seminar dan berharap hal tersebut bisa meningkatkan kualitas para dosen dan mahasiswa.

“Perguruan tinggi tanpa melakukan inovasi akan tertinggal. Civitas akademika harus belajar terus tidak boleh putus.Saya berharap kegiatan ini betul-betul bisa sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Dr. M. Samsuri.

Seminar ini juga dihadiri Duta Besar Uzbekistan, Mr.Ulugbek Rozukulov yang sekaligus bertindak sebagai keynote speaker. Sedangkan nara sumber berasal dari Moldova, India, Vietnam dan juga dari Indonesia.

Para pesereta tampak antusias menyimak paparan para nara sumber yang semuanya disampaikan dalam bahasa inggris dan ketika dibuka sesi tanya jawab banyak peserta yang mengajukan berbagai pertanyaan terkait digital ekonomi.