Unik, Program Hamil Dengan Kurma Muda

Posted on 9 views

DepokNews — Di Indonesia buah kurma identik dengan Bulan Ramadhan yang dimakan  pada waktu berbuka. Lain halnya dengan negara penghasil Kurma, seperti Saudi Arabia,  kurma dijadikan sebagai buah-buahan kering untuk makanan kecil.

Buah kurma juga dikenal memiliki manfaat bagi tubuh manusia, diantaranya dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan. Berbeda dengan jenis kurma pada umumnya yang berwarna coklat bahkan hitam, kurma muda bisa dikatakan sebagai kurma setengah matang dengan warna yang cenderung lebih cerah. Kurma muda dikenal oleh masyarakat Timur Tengah secara turun temurun bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan, sehingga akan mempercepat proses kehamilan bagi ibu rumah tangga yang mengidam-idamkan buah hati.

CEO Juragan Korma, Jhane Wilis mengatakan kurma muda hanya dapat bertahan selama seminggu dalam suhu ruangan.

“Kalau biasanya kurma kering setelah dipetik dalam keadaan setengah matang kemudian dikeringkan. Baru dia awet bertahun tahun. Kurma muda sedikit  ribet storingnya, hanya bertahan seminggu, kalau sudah mulai keriput atau sudah matang dia harus masuk freezer.” ujarnya saat ditemui di kantornya, Gang H. Namin No.18 RT 002/05 Kp. Bulak  Kel. Mekarsari, Kec. Cimanggis, Senin (10/7).Senin (10/7).

Saat ini, kurma-kurma dari Juragan Korma semuanya didatangkan langsung dari Madinah, Uni Emirat Arab, dan Tunisia. Sejak tahun 2010 bisnis yang dirintis dengan konsep online ini, memiliki visi tersendiri dalam usahanya. Salah satunya dengan mengedukasi customer sebaik mungkin, melalui project program hamil dengan KurmaQu menggunakan kurma muda.

Dia menjelaskan, edukasi tersebut membahas mengenai manfaat kurma melalui komunitas online yang berisikan wanita muda baik yang masih single maupun yang sudah menikah. Dalam komunitas tersebut juga berisikan dokter, bidan dan ahli nutrisi untuk mengedukasi dengan sumber yang jelas. 


“Kita tidak mau sekedar membuat  claim  kalau kurma bermanfaat, bisa lho berhasil, memang ada riset nya ? memang sudah ada penelitiannya ? itu kan semua harus ada pertanggungjawaban. Jadi kita buatlah group diskusi itu, untuk memberikan informasi dengan sumber yang jelas.” tandasnya. (Eva)