UI Terima Penghargaan dari IDB Di Bidang Iptek

Posted on 5 views

DepokNews- Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih penghargaan sebagai “Outstanding

Scientific & Technological Contribution to Social & Economic Development”. Tak hanya itu kampus berjaket kuning itu memperoleh hibah senilai USD 100.000 dari Islamic Development Bank (IDB).

Penghargaan diterima langsung oleh Rektor UI Muhammad Anis dalam ajang IDB Prizes for Science and Technology 15th Edition di Jeddah, Saudi Arabia.

UI menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang meraih penghargaan IDB Prizes pada tahun ini. Dua institusi lainnya adalah University Teknologi, Malaysia dan University of Gezira, Sudan.

Atas penghargaan yang diterima, Anis mengucapkan rasa kebanggaan atas capaian yang telah diraih.

“Hibah akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapabilitas dan produktivitas riset dan inovasi di UI, sehingga mampu memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Salah satunya melalui pengoptimalan Riset Kedokteran di Indonesia Medical Education and Research Institute (IMERI) UI serta pengembangan Indonesia Maritime Research Center (IMAREC) UI,” jelasnya.

Penghargaan IDB Prizes  diberikan kepada lembaga-lembaga akademik maupun lembaga penelitian yang dianggap berkomitmen dalam penerapan teknologi untuk kesejahteraan sosial ekonomi negaranya.

“Salah satu upaya IDB untuk mengentaskan kemiskinan tersebut adalah dengan  mendorong inovasi atau kreasi dari individu atau lembaga penelitian di negara-negara anggotanya, termasuk Indonesia,” ujar Kepala Komunikasi UI Rifelly Dewi Astuti.

Dengan adanya inovasi, lanjutnya diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ajang IDB Prizes merupakan salah satu dukungan IDB untuk mewujudkan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan masyarakat serta bentuk kepedulian IDB pada pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. IDB Prizes terbagi dalam tiga kategori yaitu kontribusi wanita bagi pembangunan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta ekonomi dan keuangan Islam,” pungkasnya.(mia)