Pembersihan area mall Margo City (Foto: Mia Nala Dini-DepokNews)

DepokNews- Penutupan Mal Margo City merupakan keputusan internal pengelola. Selama penutupan akan dilakukan pembersihan di semua area mal dengan cairan disinfektan.

“Penutupan ini inisiatif mandiri Margocity untuk melakukan sterilisasi area yang lebih baik lagi. Mal akan tutup hingga 26 Agustus 2020,” kata Marcom Manager Margocity, Reza Ardiananda ditemui di Margocity, Rabu (19/8).

Keputusan penutupan sementara ini dilakukan menyusul adanya belasan karyawan Giant Margocity yang dinyatakan positif.

Sterilisasi dilakukan kerjasama dengan Gugus Tugas Kota Depok dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok.

“Kita lakukan disinfektan pekan ini. Lalu akan dievaluasi lagi oleh Gugus Tugas apakah sudah lebih aman daripada sebelumnya. Baru 26 Agustus ini kita targetkan mal kembali dibuka customer kami sambut dengan tempat yang lebih nyaman untuk mereka,” paparnya.

Pihak manajemen juga meminta seluruh tenant untuk melakukan rapid pada karyawannya masing-masing.

Sehingga ketika re’opening pada 26 Agustus nanti seluruh karyawan dipastikan sehat.

“Dari pihak Margocity meminta untuk seluruh karyawan tenant dilakukan rapid test agar 26 Agustus dibuka kembali karyawan yang masuk adalah karyawan yang sehat dan nonreaktif. Manajemen sudah lakukan rapid test dan hasil kami semuanya nonreaktif,” ungkap Reza.

Selain itu pihaknya juga melakukan pembersihan tenant yang merupakan inisiatif dari manajemen.

“Protokol kami sudah sesuai standar Gugus Tugas Kota Depok mulai dari penggunaan masker, screning temperatur, pembatasan usia balita lansia. Kami pasang 32 titik hand sanitizer, pembershan titik-titik yang sering disentuh customer,” pungkasnya.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 (GTPPC) Kota Depok mengapresiasi langkah manajemen pusat perbelanjaan Margocity yang menutup mandiri selama tujuh hari.

“Margo city dengan inisiatif sendiri, akan menutup operasional mal mulai 19 Agustus sampai 25 Agustus. Itu inisiatif sendiri karena memang betul ada hasil swab Giant itu, dari sampel yang diambil 30 karyawan, itu 15 positif dia. Itu yang BTKLPP kerja sama dengan Dinkes,” kata Jubir GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana.

Atas langkah yang diambil pengelola, pihaknya memberikan apresiasi. Dikatakan Dadang bahwa pengelola menyadari pentingnya kesehatan karyawan dan pelanggan yang datang ke mal tersebut.

Mereka menyampaikan surat kepada kita. Saya sampaikan apresiasi kepada manajemen Margocity karena proaktif melakukan mitigasi dan antisipasi sampai tanggal 25 Agustus 2020,” tukasnya.

Pihaknya juga meminta kepada pengelola agar melakukan rapid test terhadap seluruh karyawan. Hal itu dilakukan dalam rentang waktu selama mitigasi berlangsung.

“Pihak Margocity sudah menginstruksikan kepada seluruh tenant dan karyawan untuk melakukan rapid test. Dalam masa mitigasi, sampai tanggal 25 Agustus,” tandasnya.(mia)