DepokNews–Seorang rumah guru M, Mihtahudin di RT 03/01 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung Kota Depok mengalami kerusakan akibat dihantam turap milik salah satu perumahan.

Mihtahudin kepada wartawan mengatakan kejadian turap ambrol dengan ketinggian sekitar tujuh meter terjadi pada Minggu (4/2) malam dimana saat kejadian turun hujan.

“Kejadian saat kami dan keluarga sedang istirahat tiba-tiba bunyi bluar dan tembok salah satu ruangan rumah kami hancur berantakan”katanya.

Puing puing turap yang ambrol masuk ke dalam kamar sehingga kamar yang biasa digunakan untuk sementara tidak bisa digunakan karena masih ada sisa-sisa puing dari tembok dan turap.

Atas kerugian ini dirinya mengalami kerugian mencapai sekitar puluhan juta rupiah dan sementara waktu dia serta sanak keluarganya mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Rumah yang dihuni mengalami kerusak cukup parah, sementara pihak perumahan belum bisa memberikan informasi terkait kejadian turap ambrol.

“Petugas sudah ke lokasi kejadian melihat dan memonitor wilayah”katanya.

Sementara itu ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung Hidayat Al Ramdani membenarkan adanya kejadian turap longsor yang menghancurkan satu unit rumah warga.

Dia mengatakan lokasi kejadian berada di lokasi perbatasan antara di Kelurahan Ratu Jaya dengan Cipayung.

Data dari laporan Bhabinkatibmas turap dengan ketinggian sekitar tujuh meter milik perumahan Barazaki 2 Reside yang berlokasi di RT 03 RW 02 Kampung Geni  Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung.

Turap yang longsor mengenai satu unit rumah tiga kamar rusak berat lokasi di
RT 03/RW.01 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung milik M, Mihtahudin.

Dugaan sementara turap yang ambrol karena tanah yang tergurus air hujan dimana selama sepekan ini intensitas curah hujan dikatakan tinggi.