DepokNews–NJ seorang pengemudi ojek ditemukan tewas di RT 03/18 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos tepatnya. belakang coca cola.

Motor miliknya hilang diduga dibawa kabur penumpangnya.

Salah seorang saksi sekaligus rekan korban Erwin pada Sabtu (4/7) mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika ia dan korban tengah menunggu penumpang di pangkalan ojek di Jalan Raya Bogor Jakarta, Cilodong, Kota Depok.

Tiba-tiba, datang seorang pria menghampiri mereka berdua dan meminta diantarkan menuju alamat yang dicarinya.

“Harusnya saya yang ambil karena posisi saya di depan dan emang itu giliran saya yang narik. Tapi mungkin karena motor saya jelek jadi dilewatin dan dia memilih korban,” katanya.

Lanjut Erwin, beberapa menit mengobrol soal tarif, akhirnya korban pun berangkat membawa penumpang tersebut.

Mereka ngobrol bentar terus jalan ke arah Terminal Jatijajar.

Kemudian sepetinya putar balik masuk ke kawasan pintu air dan kejadiannya di belakang pabrik minuman soda itu.

Erwin mengatakan, dirinya mengetahui peristiwa nahas yang menimpa rekannya ini dari warga sekitar di lokasi kejadian.

Info yang ia dapat, usai dibegal korban masih sempat melarikan diri meminta pertolongan, sementara motornya raib digasak pelaku.

Habis motornya diambil dia (korban) ditusuk, dia langsung lari ketemu yang sedang ronda dan dibawa ke klinik dekat sini.

“Itu kondisinya korban masih hidup bisa ngomong, tapi karena alatnya gak ada di klinik itu jadinya dibawa ke RS Sentra Medika dan meninggal dunia disana,” tuturnya.

Berdasarkan foto korban yang ia lihat, korban mengalami luka akibat senjata tajam di dekat bagian lehernya.

Semasa hidup dan puluhan tahun mengojek bersama, ia mengenal korban sebagai sosok yang baik, pekerja keras, dan tak memiliki satu pun musuh.

Ia menduga, terduga pelaku memang sengaja mengincar motor yang lebih bagus, dan ketika kejadian hanya ada dua motor yaitu motor korban dan motor miliknya yang dirasa kurang bagus.

“Dia kayaknya memang incar motor yang bagus, saat itu kondisinya saya cuma berdua. Kalau motor saya bagus mungkin saya yang kena,”katanya.

Terduga pelaku ketika beraksi memiliki ciri-ciri mengenakan kaos dan celana pendek warna hitam, topi hitam, dan masker merah.

Sementara ciri fisiknya berambut pendek, badan setinggi kurang lebihnya 170 sentimeter, dan berbadan gemuk.

Saat ini kasusnya masih ditangani aparat Kepolisian.

“Masih dalam penuyelidikan anggota kita,”kata Kapolsek Cimanggis Kompol Efendi.