DepokNews–Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok Pasien sembuh di Kota Depok mengalami penambahan 9 orang dengan totalitas 111, sementara Pasien Positif baru mengalami penambahan 9 orang sehingga total keseluruhan 440 dan pasien meninggal bertambah 1 menjadi 22 orang.

“Orang tanpa gejala (OTG) 1536, sembuh 690 masih dalam pengawasan (MDP) 846.Orang dalam pemantauan (ODP) 3563, sembuh 2107, MDP 1456. Pasien dalam pengawasan (PDP) 1375, sembuh 718,MDP 657,” ujar Wali Kota Depok. Muhammad Idris. Rabu (20/5/2020).

Penambahan kasus konfirmasi positif hari ini sebanyak 9 kasus. Penambahan tersebut berasal dari pemeriksaan Swab di Laboratorium RS Bhayangkara Brimob sebanyak 8 orang dan 1 kasus dari
Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman.

“Selanjutnya untuk penambahan kasus sembuh hari ini menjadi 111 orang, bertambah 9 orang dari sebelumnya 102 orang. Kasus konfirmasi positif yang
dinyatakan sembuh setelah menjalani swab follow up dengan hasil negative dua kali berturut turut,”ungkapnya.

Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 68 orang, tidak ada penambahan dibandingkan
hari sebelumnya. Status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau
negatif.

“karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes RI,”katanya.

Sementara pelaksanaan rapid test di tempat-tempat umum, hingga hari ini sudah dilaksanakan di Pasar Tugu, Pasar Pucung, Pasar Sukatani, Pasar Kemirimuka, Pasar Depok Jaya, Pasar Musi, Tip Top, Giant Cimanggis, Stasiun Citayam dan Stasiun Depok Baru.

“Dengan jumlah sasaran terjaring 1.329 orang, reaktif 29 orang (2,18%) dan non reaktif 1300 orang (97,82%),”pungkasnya.