DepokNews- TK dan SD Khalifah Depok adakan seminar parenting, bertajuk “Tanggap Bencana Sedari Dini”. Dengan mengundang pembicara dari Sekolah Relawan, di Aula TK dan SD Khalifah Jalan Raya Krukut, Limo, Jumat (23/11/2018).
Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Relawan Abdul Manaf menjelaskan, Indonesia saat ini dalam kondisi rawan bencana. Karena itu materi yang diberikan seputar perlindungan diri saat terjadi bencana atau disaster managemen. Pencegahan yang dilakukan, sampai terjadinya bencana. Karena yang perlu diingat adalah bagaimana mengatasi keadaan dari sebelum, pada saat kejadian, dan sesudah.
“Terdapat beberapa area yang bisa dijadikan tempat berlindung ketima bencana gempa. Seperti sudut-sudut berbentuk segitiga, jadi ketika bencana, area tersebut dapat melindungi kita,” jelasnya.
Edukasi pun juga diberikan ke orangtua, guru juga siswa. Bangku, meja, dan tas pun bisa dijadikan tempat berlindung. Karena bencana bisa terjadi saat berada dimana pun.
“Pembekalan kepada siswa dan yang lainnya, bahwa ketika bencana sikap yang dilakukan adalah jangan panik. Cari area yang dirasa aman untuk berlindung,” tukas Abdul.
Sementara itu, Wakil ketua Komite Nadia Paramitha SD Khalifah mengatakan, program yang digagas oleh komite sekolah ini ingin memberikan edukasi yang berbeda melalui seminar parenting. Dengan melihat keadaan saat ini, perlindungan bencana penting dilakukan.
Kegiatan juga diisi dengan penggalan dana bagi korban bencana, dengan memberikan kesempatan siswa berjualan di warung kejujuran, dan donasi dari komite sekolah.
“Tujuan awal ingin guru dan siswa mendapat edukasi menghadapi bencana saat di sekolah,” jelasnya didampingi Sekretaris komite, Maryam, dan Bendahara Komite, Dian Ratna Puri.
Terpisah, Ketua Yayasan Hassnah Bina Insani, Chairani mengaku mengapresiasi program kegiatan dari komite sekolah Khalifah. Dimana, edukasi mengenai tanggal bencana perlu diberikan sejak dini kepada siswa.
“Kita tidak pernah tahu kapan terjadi bencana, atau apa yang harus dilakukan saat bencana. Dengan adanya seminar ini diharapkan dapat memberi pengetahuan bagi yang hadir,” tutup Bunda Rani, sapaannya.(mia)