Oleh : Widya Nur Azizah

Dalam berbisnis, setiap pelaku usaha melakukan berbagai upaya guna meningkatkan penjualan produk secara maksimal. Terlebih jika dihadapkan pada situasi yang terdampak akibat pandemic seperti saat ini, dimana tantangan untuk bertahan mengharuskan pelaku usaha menciptakan strategi bisnis yang inovatif dan optimal.

Pada bulan Ramadhan, ngabuburit sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia saat menjelang berbuka puasa. Namun kondisi saat ini pemerintah tidak memperkenankan karena telah diberlakukannya peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hal ini dilakukan untuk pencegahan penyebaran covid-19. Pemerintah daerah juga menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak ada hal yang mendesak.

Oleh karena itu, ada beberapa tips mengelola bisnis menjelang Ramadhan di masa pandemik ini yang dapat membantu meningkatkan penjualan produk pelaku usaha, diantaranya :

Delivery Order Produk, dengan adanya delivery order produk sangat memudahkan konsumen untuk tetap mendapatkan produk yang diingkan tanpa ke luar rumah. Delivery order produk  bisa berupa barang, makanan atau minuman dengan cara memesan lewat aplikasi Gojek, Grab, dan ojek pangkalan maupun jasa antar paket seperti JnT Express, JNE Express, si Cepat, Wahana.

Memasukkan produk sebagai sembako, memasukan produk sebagai sembako yang akan didistribusikan kepada warga melalui RT/ RW setempat. Dengan cara melakukan pendataan secara detail ke setiap rumah warga berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan antara lain; lansia, warga yang di PHK, warga miskin.  Pembagian sembako harus dilakukan secara adil, merata, dan tepat sasaran agar tidak ada penyelundupan barang oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab.

Retailer Resmi, pendistribusian produk kepada konsumen biasanya dilakukan dengan menjual secara eceran. Retailer resmi bisa berupa warung, toko kelontong, dan pasar swalayan yang sifatnya mudah ditemukan baik di kota besar maupun kecil. Sehingga dapat membantu konsumen untuk membeli  persediaan dalam jumlah besar selama masa pandemic di bulan Ramadhan ini.

Media Sosial, sebagai alat bantu untuk memasarkan suatu produk bisnis yang ditawarkan oleh pelaku usaha kepada konsumen. Semua informasi seperti harga produk, periode promo, informasi hiburan atau peristiwa penting yang diselenggarakan berkaitan dengan produk yang akan diunggah atau disebarkan melalui Instagram, facebook, whatsapp, shopee, Tokopedia, bukalapak, blibli, dan aplikasi platform lainnya.

Promosi Poduk, suatu produk bisnis yang dapat menarik perhatian konsumen yaitu dengan melakukan promo menarik seperti buy 2 get 1 free, beli 3 dapat diskon 70%, giveaway melalui Instagram dan promo paket hemat Ramadhan maka dengan begitu konsumen akan tertarik untuk membelinya walaupun awalnya tidak ada niat untuk membeli. Kemudian produk yang sudah mendekati tanggal kadaluarsa ditempatkan pada lokasi strategis dan diberi label dengan harga yang lebih murah. Sehingga akan memberikan peluang meningkatkan minat konsumen untuk membeli.

Dengan menerapkan tips mengelola bisnis #dirumahaja menjelang Ramadhan di masa wabah Covid-19, menjadi peluang besar untuk terus meningkatkan penjualan produk dari setiap pelaku usaha.