DepokNews – Beberapa hari terakhir ini masyarakat Kota Depok dihebohkan dengan adanya penipuan calon pengantin oleh salah satu Weeding Organizer (WO). Bahkan akibat penipuan tersebut puluhan calon pengantin terancam batal menikah.

Pengelola Cetering dan Weeding Organizer RIZQY Agung, Tia Hertindantyana mengatakan maraknya kasus penipuan dengan modus WO tentunya menjadi perhatian semua pihak. Sebab dengan adanya peristiwa tersebut masyarakat atau calon pengatin sangat dirugikan.

“ Ini harus menjadi perhatian khusunya masyarakat jangan sampai kejadian serupa terjadi di kita atau keluarga. Makanya harus lebih berhati-hati,” ujarnya.

Dijelaskan Tia, hal yang harus diperhatikan oleh masyarakat ketika ingin menyewa WO yaitu tidak cepat tergiur dengan harga yang murah tanpa melakukan kroscek.

“ Kebanyakan kita suka dan langsung memesan karena murah, nah ini harus diperhatikan. Cek dulu mulai dari cateringnya, dekornya ,alamatnya dan juga ke teman-teman yang sudah menikah. benar nggak WO ini. Itu yang harus dilakukan,” ujarnya.

Setelah itu pastikan bahwa pengeloa atau penanggung jawab WO tersebut benar-benar orang yang tidak punya masalah. Sebab WO hanya fasilitator yang menyediakan vendor.

“ Intinya WO itu hanya memediasi pihak yang memiliki catering, gedung, dekor dan seluruh peralatan pernikahan. Jadi kalau itu sudah beres silakan dilanjutkan. Artinya jangan terbuai dengan harga yang murah tapi tidak melakuk kroscek yang lebih jauh,” ujarnya.

Selain itu maksimal harga WO yang sudah termasuk Gedung, cetering, dekor dan peralatan lainnya mencapai angka Rp 70 juta- Rp 80 juta dan bahkan bisa lebih.

“ Jadi umumnnya itu yaitu Rp 125.000 perkepala itu harga normallnya kalau dari cetering. Belum dekor,Gedung makanya semua hal itu harus di tanyakan lebih detail bila perlu langsung kroscek sendiri. Karena waktu kejadian penipuan kemarin, saya kaget karena harganya Rp 50 juta dan itu sudah termasuk semuanya. Kan aneh dan berani,” tutunya.