DepokNews- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purnawirawan) Moeldoko, meninjau proyek pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)yang berlokasi di Jalan Raya Bogor Km 33,5, Cimanggis, Kota Depok, Selasa 20 April 2021.

Kehadiran dan keberadaan Kampus UIII) Depok diharapkan dapat menjadi salah satu pusat eksplorasi dunia, sehingga Indonesia semakin dikenal di dunia internasional.

“Saya yakin dan berharap keberadaan maupun kehadiran Kampus UIII di Kota Depok dapat menjadi salah satu pusat eksplorasi dunia sehingga membuat Indonesia dikenal dunia internasional,” kata Moeldoko, didampingi Rektor UIII Prof Komaruddin Hidayat, Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Ditambahkan Moeldoko, pembangunan Kampus UIII Depok tidak hanya menjadi salah satu kampus bertaraf internasional, namun juga bisa mengeksploitasi peradaban kita ke dunia luar dan juga kepada bangsa ini.

“Jangan malah peradaban kita semakin mundur tentunya itu yang tidak boleh terjadi,” imbuhnya sembari menambahkan, termasuk dapat menjadi pusat simbol toleransi bagi seluruh umat manusia terlebih Indonesia yang memiliki keberagaman agama, suku dan lainnya sehingga dapat memperlihatkan ke mata internasional Indonesia juga negara yang bersahabat.

Sementara itu, Rektor UIII Prof Komaruddin Hidayat mengungkapkan, proyek pembangunan UIII adalah proyek yang cukup ambisius karena Indonesia sebagai negara muslim mayoritas belum memiliki perguruan tinggi tingkat internasional.

“Sedangkan beberapa negara yang lebih kecil dari kita sudah punya, jadi sebenarnya sudah terlambat, nah baru sekarang ini cita-cita ini diwujudkan,”

“Serta berharap kampus ini dapat menjadi jendela bagi orang asing yang ingin mengetahui lebih banyak Indonesia,” tuturnya.

Selain itu, UIII juga siap menampung para peneliti asing dan warga Indonesia untuk belajar di kampus tersebut.

“Jadi seperti yang dipesankan Pak Moeldoko tadi, orang-orang kita harus manfaatkan, tapi juga orang luar agar tahu Indonesia lebih dekat,” jelasnya.

Kampus UIII Depok ditargetkan siap beroperasi September 2021 mendatang tentunya bukan hanya untuk mahasiswa muslim tapi juga non-muslim.(Mia)