Tiga Pahlawan Dari Depok di TMP Cilodong, Sisanya Dari Kota Lain

Posted on

DepokNews- Jelang perayaan HUT Depok, Walikota Depok Mohammad Idris bersama Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo bersama para pejabat lain ziarah ke Taman Makam Pahlawan Cilodong. Di makam tersebut terdapat tiga pahlawan yang berjuang di Depok dan disemayamkan disana.

Hingga saat ini belum ada data real tentang jumlah pahlawan Depok beserta keluarganya. Terkait hal tersebut, Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo berharap nantinya data terinvetarisir.

“Beberapa sudah ada yang diinvetarisir terkait nama pahlawan. Saya lihat ada perubahan sekarang sudah ada yang diberi nama namun memang ada yang masih belum sehingga anggota keluarga masih kesulitan untuk mencari keluarga yang dimakamkan disini,” jelasnya.

Dia berharap ke depan data pahlawan sudah terinventarisir termasuk nama keluarganya.

“Sehingga ke depan akan ada langkah dari pemerintah. Menurut saya dengan pemerintah mengadakan acara khusus seperti tabur bunga ini,  sudah menjadi perhatian pemerintah,” terangnya.

Dirinya memaparkan jelang HUT Depok yang ke 18, Pemkot Depok menerima penghargaan karena kinerja yang dinilai baik. “Capaian prestasi itu didapat H-2 sebelum ulang tahun yakni kinerja Depok yang mendapat penghargaan dari Kementrian Dalam Negeri. Pemerintah pun terus berbenah terkait infrastruktur.
Setiap tahun pasti ada progress perkembangan pembangunan,” tandasnya.

Sementara itu Walikota Depok Mohammad Idris mengungkapkan jika yang dimakamkan di TMP terdata ada tiga orang yang berjuang untuk Depok.

“Menariknya hanya tiga pahlawan (Depok) sisanya pindahan dari kota lain,” ucap Idris.

Terkait inventarisir data pahlawan Depok pihaknya juga berharap bisa segera melakukan pendataan. “Contohnya Tole Iskandar ada yang mengatakan dari Rawa Denok ada yang bilang Bogor itu kan secara teori itu bisa dilacak. Untuk pendataan saya perlu turunan dari PP. PP sendiri ada persyaratan yang dimakamkan di tempat ini. Kalau di daerah ini sudah wewenang daerah tapi selama ini kita nggak pernah tandatangani untuk bisa masuk dimakamkan disini. Jadi ketika tempat ini dibangun dimasukan saja, catatannya entah ada dimana apakah ada di Bogor atau dimana,”paparnya.

Ia menambahkan pemerintah juga akan terus berupaya memberikan bantuan kepada keluarga pahlawan. ” Bentuk perhatian pemerintah terhadap keluarga pahlawan salah satunya ada keluarga yang masih tergabung dalam satu organisasi kita fasiitasi mereka jika akan adakan kegiatan. Intinya apa yang dihasilkan saat ini tak lepas dari jasa jasa orang terdahulu,” pungkasnya.(mia)