DepokNews –Berita yang disampaikan Hersubeno Arief melalui youtubenya terkait Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan yang sakit kritis dengan kondisi koma di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta memantik reaksi dari kader PDI-P Jawa Bara

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Adi Febrianto Sudrajat, S.H mengatakan laporan tersebut menindak lanjuti Instruksi DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, hari Senin, 12 September 2021.

Dalam laporan tersebut para kader tidak terima ketua umum diberitakan kritis padahal sehat walafiat bahkan pada Sabtu, 11 September 2021 membuka Training of Trainer (ToT) Pendidikan Kader Madya PDI Perjuangan secara daring.

Ia melanjutkan laporan tersebut dilakukan Senen (13/9/2021) kemarin di Mapolres Metro Depok. Saat melapor ia didampingi Kepala dan Sekretaris Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan Kota Depok Bung Sean Matthew dan Bung Kawah Alva.

” Maka, apa yang diberitakan oleh Hersubeno Arief ialah tidak benar, oleh karenanya Hersubeno Arief telah menyebarkan berita hoaks,”ujarnya.

Ia juga menegaskan tindakan hukum perlu diambil untuk menumpas hoax kepada orang yang ingin menjatuhkan PDI Perjuangan.

“Dalam kasus ini, besar harapan kami agar Polri mengusut dan menangkap HA dan para penyebar hoax lainnya supaya ada efek jera,” bebernya.

Sementara itu Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Alo membenarkan terkait laporan tersebut.

“Sesuai instruksi DPD, maka DPC PDI perjuangan Kota Depok melalui wakil Ketua DPC melaporkan Arif Hersubeno ke Polres Metro Depok,”tuturnya.