DepokNews- Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kesehatan (Dinkes), UPTD Puskesmas Kemirimuka dan perwakilan warga Kelurahan Pondok Cina (Pocin) serta Komunitas Health Care Bersama Bangun Negeri (HCBBN) melakukan musyawarah bersama di aula Kelurahan Pocin.

Musyawarah ini diadakan untuk memperkuat pemahaman terkait rumah khusus isolasi mandiri bagi pasien Coronavirus (Covid-19) yang bakal dibangun di RW 03, Pocin.

Menurut Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono, dalam musyawarah yang juga dihadiri oleh Lurah dan Ketua LPM Pocin tersebut, peran Pemkot merupakan mediator antara warga dan komunitas HCBNN. Dalam hal ini, pihaknya juga  sebagai Koordinator Bidang Komunikasi Publik pada Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Kota Depok, begitu juga  dengan Dinkes sebagai bagian dari Satgas Covid-19. 

“Mediator ini dibutuhkan agar ke depan tercipta persamaan persepsi maupun pemahaman antar keduanya. Jadi perlu saya tekankan bahwa kami di Satgas berupaya untuk melindungi warga yang rentan serta edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan Covid-19,” jelas Sidik Mulyono.

Lebih lanjut, ungkapnya, hadirnya komunitas HCBNN menjadi respons dari rencana pemberdayaan masyarakat dalam penyediaan rumah isolasi mandiri tersebut. Menurutnya, komunitas ini mampu untuk merealisasikannya dengan biaya mandiri, maka Pemkot Depok akan mendukung dan menfasilitasi, termasuk membangun komunikasi dengan warga.

“Nantinya rumah khusus isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 yang bakal dibangun di RW 03, Pocin ini, bukan hanya akan fokus pada penanganan pasien Corona bergejala ringan. Rumah ini juga akan terintegrasi untuk melindungi warga yang rentan, yaitu dengan memberikan layanan kesehatan keliling (kesling), salah satunya pemeriksaan kesehatan warga,” tuturnya. 

Dikatakan Sidik Mulyono, maraknya penularan Covid-19 salah satunya karena klaster keluarga. Yaitu satu orang bisa menularkan ke semua keluarganya karena melakukan isolasi mandiri. 

“Isolasi mandiri bisa sukses jika rumah pasien mendukung, sehingga dapat dijalankan dengan baik. Yang menjadi fokus kegiatan ini adalah bagi warga yang positif Covid-19, namun tidak mampu melakukan isolasi mandiri karena keterbatasan atau tempat tinggal kurang layak,” terangnya.

Dirinya menyatakan, gagasan serta niat baik yang berasal dari masyarakat untuk warga ini tentu harus didukung bersama. Untuk itu, edukasi dan sosialisasi bakal terus digencarkan demi pemahaman tersebut bisa sampai ke warga sekitar rencana rumah khusus isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 bergejala ringan di Pocin.

“Bila diperlukan, dalam waktu dekat kami akan kembali lakukan pertemuan dengan warga bersama komunitas HCBNN. Kembali kami bakal jelaskan secara teknis seperti standar operasionalnya, menjawab keresahan warga,” katanya.

Tidak lupa, sambung Sidik Mulyono, pihaknya juga bakal memaparkan manfaat apa saja yang didapat dari rumah khusus isolasi mandiri bagi pasien Covid-19. Salah satunya pemberdayaan warga sekitar untuk turut serta dalam pengelolaannya.

“Misalnya dari sisi pemasok makanan ataupun petugas kemananan,” tutupnya. (Mia)