DepokNews–Hasil penghitungan cepat pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok menempatkan Idris-Imam yang diusung PKS, PPP, Demokrat,dan Berkarya unggul 56,02 persen dari lawannya Pradi-Afifa yang hanya meraih angka 43,98 persen.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ketua DPD Golkar Kota Depok, Farabi El Fous mengatakan bahwa klaim kemenangan yang dilakukan Paslon No 2 sesuatu hal yang lumrah.

“Sah- sah aja jika demikian. Selama KPU belum mengumumkan hasil saling klaim itu lumrah,”ujarnya.

Ketika ditanya apakah Golkar akan menunggu hasil resmi KPU, Farabi pun membeberkan bahwa Golkar akan menunggu hasil rekap KPU dan Timses.

” Golkar tunggu hasil rekap KPU atau hasil dari timses yang mana duluan saja,”katanya saat dihubungi. Kamis (10/12/2020)

Selain itu Farabi juga mengungkapkan bahwa pihaknya tidak akan mereles hasil internal Golkar. Sebab menuggu pengumuman resmi tim.

“Mohon maaf Golkar belum kami rilis bang, Kami ikut timses pengumuman nya agar seragam, tak saling mendahului karena kami tim bersama,”bebernya.

Sementara itu berdasarkan data internal Tim Paslon No 2 menempatkan pasangan Idris-Imam unggul diangka 56.02 dan Paslon No 1 hanya meraih angka 43,98 dengan jumlah suara yang masuk 100 persen.

Selain itu data sementara yang dipantau pada pukul 08:46 pagi dari hitungan cepat KPU menempatkan Idris-Imam meraih angka 56,2 persen sedangkan Pradi -Afifah diangka 43,8 persen dengan suara yang masuk sebanyak 34,32 persen dari 1302 TPS.