DepokNews—Kepala SKB Kota Depok, Abdul Muti megatakan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Depok turut menerapkan protokol kesehatan saat memberikan pelayanan. Yaitu dengan menjaga jarak dan menyiapkan penghalang berupa plastik di loket.

“Di masa pandemi seperti saat ini, penerapan protokol kesehatan sangatlah penting demi memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Begitu pula SKB Kota Depok, dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat, kami penerapan protokol yang ketat,” ujar Abdul Muti Jumat (11/09/20).

Abdul Muit mengatakan, warga yang memiliki keperluan di SKB tetap dilayani, namun hanya di loket atau area khusus. Selain pegawai SKB, imbuhnya, tidak dipebolehkan masuk ke dalam kantor.

“Tentunya mereka (pengunjung) harus memakai masker dan mencuci tangan terlebih dahulu, sebelum mendapatkan pelayanan,” lanjutnya

Selain itu, lanjut Abdul Muit, pihaknya juga menerapkan pembatasan jumlah pegawai yang bekerja dari kantor. Yaitu 50 persen Work From Home (WFH) dan 50 persen Work From Office (WFO).

“Bagi pegawai yang masuk, kami menerapkan kebijakan selang-seling, agar pelayanan tetap ada. Karena banyak peserta yang ambil ijazah dan legalisir untuk melanjutkan sekolah,” pungkasnya