DepokNews- Maraknya penyalahgunaan narkoba di Kota Depok, tentu membutuhkan sinergi dan komitmen dari seluruh pihak, agar permasalahan tersebut dapat teratasi. Sebagai Kepala BNN Kota Depok, AKBP M. Rusli Lubis, M.Si melihat bahwa salah satu upaya untuk menekan penyalahgunaan narkoba adalah dengan melibatkan keluarga para mantan pecandu narkoba.

“Pemulihan seorang pecandu narkoba merupakan usaha seumur hidup, keberhasilan untuk dapat benar-benar lepas dari narkoba salah satunya adalah dukungan dari keluarga atau orangtua pecandu narkoba” kata Rusli pada pembukaan acara Ujicoba Aplikasi Lindungi Keluarga (SILIGA) yang diikuti oleh 5 keluarga mantan pecandu narkoba dan 5 orang Agen Pemulihan, Kamis 09 September 2021.

“Melalui aplikasi SILIGA, para keluarga mantan pecandu narkoba dapat berperan serta dengan cara memberikan pemantauan secara berkala serta melaporkan apabila pecandu tersebut membutuhkan penanganan oleh BNN” imbuh Rusli.

Rusli menambahkan, tidak hanya keluarga, masyarakat umum pun juga dapat berperan serta melaporkan apabila mengetahui ada pecandu narkoba di sekitarnya. pun ada juga menu informasi edukasi yang dapat diakses oleh masyarakat, dimana menu tersebut berisikan informasi mengenai narkoba, jenis dan dampaknya serta upaya menguatkan keluarga agar bersih dari narkoba.

Aplikasi SILIGA merupakan sebuah Proyek Perubahan yang digagas oleh Rusli dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II. Dalam pelaksanaannya, Proyek Perubahan tersebut mendapat dukungan dari Walikota Depok, Wakil Walikota Depok, Ketua DPRD Kota Depok, Kesbangpol Kota Depok, Diskominfo Kota Depok dan DPAPMK Kota Depok.

“Saya ingin agar aplikasi ini nantinya dapat bermanfaat bagi Kota Depok. Oleh karena itu, saya menggandeng Diskominfo agar aplikasi tersebut dapat terkoneksi dalam Depok Single Window (DSW) sehingga memudahkan masyarakat mengakses aplikasi tersebut. Kemudian saya juga menggandeng DPAPMK, guna memberikan edukasi melalui konten-konten yang akan diunggah ke dalam aplikasi SILIGA” tutupnya.(Mia)