DepokNews- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok mengadakan program pelatihan perbengkelan yang tahun ini sudah dilaksanakan dua kali.

Kepala Disnaker Kota Depok, Manto mengatakan untuk angkatan kedua, sebanyak 50 persen peserta pelatihan, sudah diterima bekerja. Ini adalah uoaya yang dilakukan Disnaker dalam mengurangi angka pengangguran.

“Ada 50 peserta untuk angkatan ke-2 ini, 50 persennya telah diterima bekerja di beberapa perusahaan. Mereka yang diterima, telah mengikuti seleksi,” kata Manto.

Adapun, lanjutnya, rincian peserta yang telah diterima bekerja antara lain 4 orang di depo ban, 11 orang di planet ban, 10 orang memilih bekerja di go auto layanan gojek. Sedangkan 5 orang lainnya magang di bengkel AHASS dan rencananya ke depan dilakukan penilaian untuk diterima menjadi pegawai AHASS.

“Untuk peserta yang diterima kerja, lakukan pekerjaan dengan optimal, disiplin dan etos kerja yang tinggi. Sehingga dapat mengikuti jenjang karir yang ada dalam perusahaan tersebut. Bagi yang belum dapat kerja, bisa berjuang mencari peluang atau ikut bursa kerja,” tutur Manto kepada peserta.

Dirinya juga berharap, peserta yang sudah lulus pelatihan, tidak hanya menjadi  pekerja yang terampil. Tetapi juga bisa berwirausaha dengan membuka bengkel sendiri dan menciptakan lapangan pekerjaan.

“Mudah-mudahan pelatihan yang berjalan selama 20 hari ini, bisa memberikan manfaat yang besar bagi peserta. Kami juga berharap, peserta dapat membuka bengkel sendiri dan menciptakan lapangan pekerjaan,” pungkasnya.(mia)