DepokNews–Universitas Gunadarma bekerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Barat III menggelar seminar nasional pajak dan sekaligus pengukuhan relawan pajak 2019. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus J6 Universitas Gunadarma Jalan Cikunir Bekasi, Rabu (13/2/2019).

Kegiatan ini diikuti ratusan relawan pajak bukan hanya dari Universitas Gunadarma, namun juga diikuti relawan pajak dari Univeristas Indonesia, Institut Pertanian Bogor dan STIAMI Bekasi.

Kepala Tax Center Universitas Gunadarma yang juga sebagai ketua panitia pada acara tersebut, Dr. Beny Susanti dalam sambutannya menjelaskan, relawan pajak merupakan salah satu bentuk program pengabdian masyarakat yang sudah menjadi agenda tahunan Tax Center Universitas Gunadarma bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak Pusat.

“Kerjasama Universitas Gunadarama dengan Direktorat Jenderal Pajak Kanwil DJP Jawa Barat III kali ini sudah merupakan tahun keempat. Para relawan pajak Universitas Gunadarma juga bukan hanya dari fakultas ekonomi namun juga dari prodi-prodi yang lain. Saya berharap ara relawan pajak bisa memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya pajak dalam pembangunan,” kata Dr. Beny Susanti.

Sementara itu, Rektor Universitas Gunadarama Prof. Dr. E.S. Margianti yang hadir sekaligus membuka acara tersebut dalam sambutannya memberikan apresiasi atas keberlangsungan kerjasama antara Universitas Gunadarma dengan Kanwil DJP Jawa Barat III untuk secara bersama-sama membantu pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya pajak.

“Tanpa pajak negara tidak akan maju dan tidak akan berkembang. Mari bersinergi untuk bersama-sama memajukan negeri ini melalui taat membayar pajak,” kata Prof. Dr. E.S. Margianti.

Sedangkan Kepala Kantor Wilayah DJP Jabar III Catur Rini Widosari yang hadir dan menjadi nara sumber pada seminar tersebut menjelaskan secara panjang lebar pentingnya pajak dalam pembangunan dan berharap perguruan tinggi bisa menjadi mitra dalam memberikan edukasi perpajakan kepada masyarakat.

“Di Indonesia jumlah petugas pajak sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk, berbeda dengan negara Jepang misalnya meski jumlah penduduknya jauh lebih sedikit dibanding Indonesia namun jumlah petugas pajaknya lebih besar. Oleh sebab itu keberadaan relawan pajak sangat membantu dan sangat diperlukan. Saya mengucapkan terima kasih kepada Universitas Gunadarma dan beberapa perguruan tinggi lainnya yang sebagian mahasiswanya bisa menjadi relawan pajak,” kata Rini Widosari.

Keberadaan relawan pajak disamping membantu petugas pajak dalam melayani masyarakat juga membantu mahasiswa sendiri untuk secara nyata berkarya, menerapkan ilmu yang didapat dikampusnya.

“Saya merasa bangga bisa menjadi relawan pajak. Karena untuk menjadi relawan pajak melalui seleksi dan harus mengikuti pelatihan-pelatihan. Ini akan menjadi pengalaman bagi saya karena nantinya saya akan ditempatkan di kantor pajak untuk ikut membantu petugas pajak dalam melayani masyarakat,” kata Cantika, relawan pajak dari Universitas Gunadarma.

Hal senada dikatakan Andre Setiawan, yang juga mahasiwa Universitas Gunadarma yang juga terpilih menjadi relawan pajak. “Saya merasa bersyukur dan senang bisa terpilih menjadi relawan pajak, bisa ikut ambil bagian dalam membangun negara,”katanya.

Acara proses pengukuhan relawan pajak serta seminar ini sendiri berjalan lancar, diikuti ratusan peserta relawan pajak. Universitas Gunadarma pada tahun 2019 ini menugaskan 314 mahasiwa sebagai relawan pajak.

Saat seminar para peserta juga sangat antusias mendengarkan paparan nara sumber dan ketika dibuka sesi tanya jawab para peserta berebut untuk mengajukan pertanyaan. Pada acara ini juga diadakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kanwil DJP Jawa Barat III dengan Universitas Gunadarma.