Para Keluarga Korban Sedang Menunggu di Depan Ruang IGD

DepoNews–Belum selesai kejadian tawuran yang mengakibatkan satu orang pelajar meninggal dunia. Kini warga Kota Depok dihebohkan dengan aksis tawuran dualajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP) di wilayah Kecamatan Ciamanggis, Kota Depok.

Akibat tawuran tersebut satu pelajar dilarikan ke RS Bayangkara Brimob Kelapa Dua karena mengalami luka serius akibat terkena sabetan celurit.

Salah satu warga Widya mengatakan
rawuran tersebut terjadi di jalan tugu, Cimanggis, Kota Depok, Jumat (7/2/20) sekira pukul 14.00 WIB. Dua pelajar itu yakni MCK (15) dan FAF (16), keduanya mengalami luka dibagian punggung dan tangan.

“Kedua korban sedang duduk di depan SMP 8 tiba-tiba ada anak ABG yang mengendarai motor berboncengan dari arah Tugu, mereka saling liat-liatan tiba-tiba pelaku mengeluarkan sarung didalamnya ada clurit dan membacok korban,” kata Widya warga sekitar, Jumat (7/2).

Sementara itu, Kepala Urusan Humas Polresta Depok, Ipda Made Budi mengatakan korban yang bersimbah darah akibat luka bacokan sudah dibawa ke RS Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua.

“Sudah dibawa kerumah sakit dan melakukan visum,” ucapnya.

Dia mengaku untuk saat ini satu orang terkait pembacokan dua pelajar yang terjadi di Cimanggis, pihak kepolisian sudah menangkap satu orang terduga pelaku.

“Sudah satu orang kami tangkap sepertinya pelajar juga. Masih proses penyidikan dan penyelidikan,” pungkasnya.

Tidak lebih Enam Jam Pelaku Diamankan.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus mengatakan
dalam waktu kurang dari 6 jam, 5 pelaku berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Cimanggis.

Selain mengamankan pelaku pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa motor dan clurit.

” saat ini penyidik juga masih mencari 2 clurit lainnya.Motor pelaku B. 3793. EPA sudah diamankan dirumah pemiliknya berikut anaknya yang punya. Namun keterangannya saat kejadian motor tersebut dipinjam kawannya lalu dilakukan pengejaran,”tuturnya.