DepokNews- Anggota Komisi D DPRD Depok, Tati Rachmawati mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan (Disdik), untuk menunda Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah, pada semester genap tahun ajaran 2021.

Pasalnya, angka penyebaran virus Corona (Covid-19) yang kembali meningkat fluktuatif hingga Kota Depok kembali memasuki zona merah.

“Ini sebuah langkah antisipasi dari Pemkot Depok, melalui Disdik untuk menunda sekolah tatap muka bagi siswa,” kata Tati, Senin (21/22).

Menurut Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Depok ini, pemerintah kota tentu lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan para peserta didik.

“Jadi dengan melihat kondisi seperti ini, kita utamakan adalah menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik atau anak-anak didik kita. Jadi, kita utamakan itu,” jelasnya.

Tati melanjutkan, dengan siswa kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) , para orang tua diminta lebih intensif mendampingi anaknya.

“Kami berharap, orang tua dapat lebih intensif lagi mendampingi proses belajar anak secara online,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, secara umum tidak ada perubahan kebijakan mengenai PJJ. Meski ditahun ajaran 2021, Disdik membolehkan guru melakukan home visit atau kunjungan ke rumah anak didik.

“Tentu dengan syarat ada izin dari orang tua siswa, serta menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir kebutuhan anak yang mendesak terkait pembelajaran,” tuturnya.

Tati berharap semua pihak dapat mengerti, dan membantu pelaksanaan PJJ siswa di Kota Depok.

“Bagaimana pun situasinya, jangan sampai siswa di Kota Depok tidak mengikuti PJJ dirumah. Karena siswa adalah generasi penerus bangsa, yang harus diutamakan pendidikannya,” tutup Tati.(Mia)