DepokNews–Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Depok menggelar acara safari Ramadan Tarawih Keliling di-11 Kecamatan. Tidak hanya diisi mauidzoh hasanah setelah tarawih saja, namun dalam tarling juga selepas sholat ashar diadakan acara sosialisasi pengelolaan zakat dengan narasumber dari tim PCNU Depok.

https://web.facebook.com/Grosir-Kaca-Mata-1734066946827730/notifications/

“Yang ingin kita sampaikan adalah betapa nikmat dan indahnya melaksanakan ibadah ramadan di Kota Depok dan Indonesia. Suasana, tradisi, budaya, masyarakatnya yang hanya bisa dijumpai selama bulan puasa di Kota religius dan Indonesia pada umumnya,”ujar Ketua PCNU Kota Depok Ust. Achmad Solechan seusai tarling.


Menurutnya nikmat berislam di Indonesia adalah washilah perjuangan Auliya (para wali-red) yang dikomandoi Walisongo. Tidak heran, lanjutnya, tradisi menghormati sesepuh, pejuang dan leluhur, atas nikmat beragama Islam dari keturunan. “Sebagai refleksi diri di bulan ramadan ramadan dan konteks bernegara. Atas ke-Indonesia-an yang sudah kita rengkuh dan mengelola Indonesia harus dijaga. Jangan sampai, mengikuti dan menyerahkan pada orang yang teriak-teriak atas nama agama tapi untuk kepentingannya sendiri,”terangnya.


Dirinya mengungkapkan, pesan damai di bulan ramadan adalah bagaimana menyadari Islam di Depok dan Indonesia memiliki keistimewaan serta keindahan di bulan puasa. Menurutnya, Tidak ada kesan pelarangan pelaksanaan ibadah oleh Negara. “Kebebasan ibadah dijamin Negara, kegiatan ramadan tanpa terkecuali. Tidak ada Pemerintah itu mendzolimi dan melakukan penistaan pada umat Islam. Tidak ada atas nama kegiatan ramadan dilarang Negara. Mau ngaji tengah malam, semalam suntuk dengan pengeras suara, membangunkan sahur meski disekelilingnya warga non muslim tidak ada masalah,”paparnya.

Tarawih Keliling PCNU Kota Depok dimulai sejak 10-29 Mei 2019. Upaya tersebut juga dijadikan sebagai ajang silaturahmi dengan warga masyarakat dan mewujudkan Kota religius.