Depoknews–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok Tanggap Darurat Covid 19 menyalurkan bantuan 100.000 (seratus ribu) paket bahan pokok penting (bapokting) dalam Gerakan Kadeudeuh Pangan.

Ketua Baznas Kota Depok, KH. Encep Hidayat mengatakan penerima program ini adalah para pekerja sektor informal terdampak ekonomi kehilangan mata pencaharian atau mengalami penurunan pendapatan sebagai akibat meluasnya wabah Covid 19.

Diantara mereka adalah guru ngaji lekar, pedagang kaki lima, pengemudi ojek online, pengemudi ojek pangkalan, pedagang keliling, Asisten Rumah Tangga (ART), tukang urut, korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan lain-lain.

” Ratusan ribu pekerja sektor informal ini adalah kelompok rentan menjadi mustahik sebagai dampak bencana Covid 19,”ujarnya.

Dikatakan Ee Bantuan diberikan BAZNAS Kota Depok dalam program ini berupa bapokting, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu dan lainnya, senilai Rp. 250,000 per paket.

“Paket bantuan dibagikan di 11 kecamatan kepada mustahik terdampak Covid 19. Pemberian bantuan dilakukan dengan tetap memperhatikan social distancing dan physical distancing, serta seluruh protokol pencegahan perluasan penyebaran Covid 19,”katanya.

Menghindari berkerumun, pengumpulan orang dalam jumlah banyak, sehingga sebagian besar didatangi ke rumah-rumah, atau disediakan di titik terdekat sehingga mustahik tidak harus bepergian jauh untuk pengambilan bantuan.

“Tahapan pemberian bantuan mulai 30 Maret 2020, 03 April 2020, dan 17-23 April 2020,”ungkapnya.

Lanjutnya pelaksanaan Gerakan Kadeudeuh Pangan di Kecamatan Cilodong dilaksanakan (30/3/ 2020) di Kelurahan Sukamaju.

” bantuan diterima oleh guru ngaji lekar, tukang urut, ART yang diberhentikan, tukang bangunan, korban PHK dan pekerja informal lainnya. Mereka mengalami penurunan pendapatan dan kemampuan mencukupi kebutuhan dasarnya,”terangnya.

Salah satu penerima manfaat adalah seorang tuna netra tukang urut, sejak awal Maret 2020 tidak menerima pendapatan sama sekali akibat tidak ada panggilan pelanggan. Bantuan tersebut diantar oleh amil BAZNAS Kota Depok ke rumahnya di RW 006 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong.

“Terima kasih BAZNAS Depok, alhamdulillah kami bisa makan. Sudah satu bulan kagak ada panggilan urut, yah kagak ada buat beli beras. Terima kasih, ya,” ucapnya sembari mendoakan Baznas.

Sementara itu pedagang perabotan keliling penerima manfaat program ini sangat senang.

“Beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir, tepung terigu 2 kg dan kecap dari BAZNAS Depok ini memberi harapan saya bisa makan. Satu bulan ini saya keliling jualan, nggak ada yang beli”katanya.

Lebih lanjut data penerima manfaat Gerakan Kadeudeuh Pangan diperoleh dari Kantor Kecamatan, rekomendasi mitra BAZNAS Kota Depok, baik dari ormas Islam, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

” Layanan Aktif BAZNAS (LAB) BAZNAS Kota Depok mengambil bagian dalam verifikasi data sehingga tetap tepat sasaran,”tuturnya.

Selanjutnya program penyaluran lainnya sebagai Aksi Tanggap Darurat Covid 19 yaitu pemberian bantuan APD bagi tenaga kesehatan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Depok yang saat ini dalam proses pengadaan barang.

” Ada juga Gerakan Bersih dan Sehat BAZNAS Kota Depok memberikan bantuan perlengkapan kebersihan, melakukan penyemprotan disinfektan dan edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat di masjid-masjid dan pondok-pondok pesantren,”bebernya.

Menurut We Gerakan Kadeudeuh Pangan, Gerakan Bersih dan Sehat dan Gerakan Bantu Tenaga Kesehatan memerlukan dukungan berbagai pihak. Partisipasi masyarakat dan dunia usaha sudah seharusnya membersamai kebaikan ini.

” Koordinasi dan sinergi terus ditingkatkan dengan berbagai pemangku kepentingan. Masa tanggap darurat yang cukup panjang meniscayakan pentingnya partisipasi masyarakat baik muzaki, donatur maupun dedikasi penggerak kerelawanan dan kedermawanan sosial untuk turut mensukseskan penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kota Depok, sebagai lembaga pemerintah non struktural,”katanya.

Program pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS selama masa tanggap darurat covid 19 terselenggara dengan koordinasi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covis 19 Kota Depok.

” Semoga setiap pihak yang berpartisipasi dalam program ini senantiasa dalam curahan keberkahan dan perlindungan Allah SWT,”tutupnya.