Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, meninjau pembangunan RSUD Wilayah Timur di Jalan Raya Tapos, Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Senin (13/09/21). (Foto: JD 04/Diskominfo).

DepokNews – Pemerintah Kota Depok kembali melanjutkan pembangunan tahap kedua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wilayah Timur di tahun ini. Pengerjaan tahap kedua tersebut lebih difokuskan pada Mechanical Electrical dan Plumbing (MEP).

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, MEP adalah pengerjaan yang berfokus pada aspek desain dan konstruksi bangunan, khususnya kelistrikan. Pengerjaannya terus berjalan meski sedang pandemi Covid-19.

“Diusahakan akhir tahun ini selesai pembangunan tahap kedua, dan dapat segera beroperasi tahun 2022,” katanya usai meninjau pembangunan RSUD Wilayah Timur, di Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Senin (13/09/21).

Dari hasil tinjauannya, lanjut Imam Budi Hartono, secara keseluruhan bangunan sudah berdiri kokoh dan baik. Dikatakannya, keberadaan fasilitas kesehatan ini akan bermanfaat bagi warga yang berdomisili di wilayah timur Kota Depok.

“Dengan adanya RSUD Wilayah Timur bisa memudahkan akses warga sehingga tidak perlu jauh lagi ke RSUD Sawangan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Tata Bangunan, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Suwandi menyebut, saat ini pihaknya sedang menunggu kedatangan fasilitas penunjang yang sudah dipesan sejak beberapa bulan lalu. Di antaranya, lift, AC, dan lain sebagainya.

“Di akhir November target 90 persen pengerjaan, dan dua minggu di bulan Desember pengerjaan rampung,” jelasnya.

Untuk diketahui, total biaya pembangunan RSUD Wilayah Timur tahap kedua sebesar Rp 111 miliar. Dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok tahun 2021.

Sumber : depok.go.id