DEPOK– Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kota Depok di tahun 2020 akan fokus kepada peningkatan mutu pelayanan. Hal tersebut disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Kota Depok yang baru, Elisa Adam saat diwawancarai saat ngopi bareng bersama awak media di salah satu Kaffe di Kota Depok Kamis kemarin (20/2/2020)

“Target perluasan peningkatan mutu layanan.di Depok minus makannya target sesuai profil kecil Depok,”ujarnya.

Menurutnya tingkat kepuasan pelanggan akan diukur oleh survey yang dilakukan pihak eksternal. BPJS, kata dia, juga akan fokus pada core bisnis yakni pengendalian biaya, peningkatan kolektibilitas dan peningkatan kepesertaan.

Selain itu BPJS juga melakukan peningkatan pelayanan dengan membuka pendaftaran on-line lewat aplikasi Mobile JKN bagi masyarakat yang mendaftar ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

”Untuk sementara 11 klinik sudah terintekgrasi dengan Mobile JKN. Dengan fasilitas Mobil JKN, peserta BPJS Kesehatan tidak perlu lagi antri di FKTP. Tinggal mendaftar melalui JKN Mobile,” kata Elisa.

Total FKTP di Kota Depok sebanyak 138, yang terdiri dari klinik, praktek dokter dan rumah sakit.

”Bagi Puskesmas yang sudah punya sistem antrian secara online, nanti akan terhubung dengan aplikasi Mobile JKN. Sekarang sedang menunggu bridging dari kantor BPJS Kesehatan pusat,” kata Elisa.