Surat suara (Istimewa)
DepokNews- Sebanyak 1.186.000 surat suara dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018, untuk Kota Depok telah tiba di Gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok di Jalan Agus Salim, Kp. Sidamukti, RT 04/021, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong pada Sabtu (2/6/2018) lalu.
Ketua Divisi Umum, Keuangan dan Logistik KPU Kota Depok, Nana Shobarna menuturkan kalau surat suara untuk Kota Depok berjumlah 1.186.000 dengan rincian yakni 1.155.477 surat suara sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan surat suara cadangan yang berjumlah 30.523 surat suara atau 2,5%.

“Surat suara tersebut dikirimkan ke Depok terbagi 593 dus yang mana setiap dus berisi 2 ribu surat suara. Pengiriman menggunakan dua truk yang sampai di Gudang KPU Kota Depok pada pukul 13.20 WIB,” tutur Nana, Selasa (5/6/2018).

Ia mengatakan, surat suara yang akan digunakan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 yang akan berlangsung pada 27 Juni mendatang ini berasal dari Pabrik PT. Gramedia yang berada di kawasan industri Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Nana memaparkan kalau sebelum dikirim dari pabrik, surat suara tersebut di cek terlebih dahulu oleh petugas Sekretariat KPU Kota Depok. Selain petugas sekretariat, kegiatan yang bertujuan untuk memastikan jumlah surat suara yang belum dikirim tersebut juga didampingi Komisioner KPU Depok dan petugas keamanan dari Polresta Kota Depok.

Dengan menggunakan pengawalan dari Tim Sabhara Polresta Depok, lanjutnya, pengiriman surat suara tersebut dilakukan dengan menggunakan dua truk dilakukan sejak pukul 11.43 WIB dan tiba di gudang KPU Kota Depok pada pukul 13.20 WIB.

“Setelah tiba di gudang, kami melakukan pembukaan kunci secara simbolis dengan disaksikan langsung oleh Ketua Panwaslu Kota Depok Dede Selamet Permana dan juga Kabag Ops Polresta Depok Bapak Agung. Selepas itu, logistik surat suara tersebut langsung diturunkan dan diangkut serta ditata oleh petugas gudang,” katanya.

Nana mengatakan, rencananya surat suara tersebut akan dilakukan proses pelipatan dan sortir pada Senin, 4 Juni 2018 dengan melibatkan 150 orang pekerja lipat dan sortir. Dia berharap kegiatan pelipatan dan sortir ini dapat dilaksanakan dengan lancar dan sesuai rencana serta berharap surat suara tersebut dalam keadaan baik semua.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Depok, Titik Nurhayati mengatakan tahapan logistik adalah menjadi bagian tahapan yang penting dan krusial karena memiliki makna dan peran yang luar biasa. Pemilihan kepala daerah dalam hal ini pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat sejatinya adalah konversi suara menjadi kursi dan mekanisme itu melalui logistik.

“Karena logistik menjadi bagian yang penting maka perlu dipersiapkan dan dilakukan perencanaan yang baik dan optimal mulai dari perencanaan, pengadaan, pengesetan, pengepakan, pengelolaan, pendistribusian sampai dengan pengembalian ke gudang harus dilakukan secara maksimal,” tuturnya.

Terkait persiapan pengadaan dan pendistribusian logistik, sambungnya, KPU Kota Depok belum lama ini telah melaksanakan rapat kerja terhadap Anggota PPK dan PPS yang membidangi logistik dan tidak hanya itu rakor-rakor dengan PPK secara intensif terus dilakukan.

“Perlu diperhatikan bahwa spirit kita dalam pengelolaan logistik perlengkapan pemungutan suara dan perlengkapan lainnya harus tepat jenis, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran,” tandas Titik.(mia)