DepokNews- Calon Gubernur Jawa Barat, dari Partai Gerindra Sudrajat mengatakan perjuangan di Jawa Barat merupakan perjuangan jangka panjang. Hal itu dilatarbelakangi oleh situasi nasional sampai saat ini belum terlihat titik terangnya.
“Semua harga terus naik, kurs dolar yang labil, juga proyek infrastruktur yang kelihatannya akan membengkak,” terang Sudrajat.
Menurutnya, kondisi tersebut penyebab munculnya banyak korupsi. “Ini merupakan gejala kemunduran. Jika dibiarkan, maka bangsa kita akan tergilas bangsa lain,” jelasnya.
Sudrajat juga menyinggung soal revolusi industri yang sedang berkembang di abad 21. Ia mengungkapkan, segala sisi kehidupan akan mengalami revolusi digital dan akan melibas kehidupan lama dan datang kehidupan baru dalam waktu cepat.
“Dalam waktu singkat, mobil-mobil berbahan bakar minyak bumi akan diganti dengan mobil-mobil tenaga listrik, uang kertas akan ditinggalkan dan diganti uang digital,” tuturnya.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan sampai buta teknologi, tidak terkoneksi dengan IT dan dunia digital agar tidak tertinggal.
“Jika pemimpin-pemimpin di Indonesia lemah, maka kita akan menjadi ‘kambing’. Kita harus mencari pemimpin-pemimpin yang berkarakteristik seperti macan yang kuat serta tangguh sehingga masyarakat pun akan mengikuti, menjadi kuat dan berani,” jelasnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, ia mengungkapkan salah satu program  utama yang disusung oleh Asyik yakni soal peningkatan sumber daya manusia.
“Solusi untuk menghadapi persoalan tersebut ialah soal peningkatan akses pendidikan, terutama bagi masyarakat miskin,” terangnya.
Dirinya mengaku bersama pasangannya Ahmad Syaikhu juga mempelajari visi-misi paslon lain. Tujuannya agar dapat memverifikasi janji-janji calon lain.
“Sekarang sudah saatnya mendidik masyarakat agar tidak tertipu oleh calon-calon pemimpin yang mengatakan dirinya paling baik,” tandasnya.(mia)